JABAR EKSPRES – Piala Dunia Antarklub 2025 memasuki babak krusial dengan menyajikan dua laga semifinal panas yang akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat. Empat tim tersisa berasal dari dua benua: tiga dari Eropa dan satu dari Amerika Selatan.
Pertandingan semifinal pertama akan mempertemukan Fluminense asal Brasil melawan raksasa Premier League, Chelsea, pada 9 Juli 2025. Laga ini penuh nuansa emosional, terutama bagi kapten Fluminense, Thiago Silva.
Thiago Silva akan berhadapan dengan mantan klubnya, Chelsea, yang pernah ia bawa menjuarai Liga Champions pada 2021.
Baca Juga:Pelayanan Kesehatan Dipertanyakan, DPRD Cimahi Warning RSUD Cibabat soal DiskriminasiLiga 1 Dimulai 8 Agustus, VAR Meluas ke Liga 2
Bagi bek veteran ini, duel ini bukan hanya soal tiket ke final, tapi juga soal harga diri dan sejarah pribadi. Fluminense melangkah ke semifinal usai menumbangkan wakil Arab Saudi, Al-Hilal, dengan skor 2-1.
Sebagai tim yang tak diunggulkan, Fluminense tampil mengejutkan dengan permainan kolektif yang solid dan tajam.
Sementara Chelsea harus bekerja keras untuk menyingkirkan Palmeiras dengan skor sama, 2-1. Gol kemenangan The Blues dicetak oleh Cole Palmer serta gol bunuh diri kiper Palmeiras, Weverton.
Di atas kertas, Chelsea unggul pengalaman di kompetisi level tinggi, namun Fluminense dikenal sebagai tim dengan semangat juang tinggi dan gaya bermain yang taktis. Laga ini diprediksi berlangsung ketat hingga menit akhir.
Semifinal kedua tak kalah menarik. Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi Real Madrid pada 10 Juli 2025 dalam laga yang bisa disebut sebagai final dini. Pertarungan ini juga menandai momen reuni Kylian Mbappe dengan mantan klubnya, PSG.
PSG menyingkirkan Bayern Munchen di perempat final dengan kemenangan 2-0, meski hanya bermain dengan sembilan orang setelah Willian Pacho dan Lucas Hernandez mendapat kartu merah. Gol dicetak oleh Desire Doue dan Ousmane Dembele.
Di sisi lain, Real Madrid menunjukkan mental juara sejatinya saat mengalahkan Borussia Dortmund 3-2 secara dramatis. Klub asal Spanyol itu kembali membuktikan bahwa mereka sulit ditaklukkan di laga-laga besar.
Baca Juga:Pendaki Tewas di Puncak Sunan Ibu Kawah Putih, Diduga Tak Siapkan Peralatan MemadaiPemprov Jateng Bebaskan Pungutan SMA, SMK, dan SLB Negeri Sejak Tahun 2020
Kedua tim sama-sama kehilangan bek penting akibat sanksi. PSG tak bisa menurunkan Pacho dan Hernandez, sementara Madrid harus bermain tanpa Dean Huijsen. Ini membuat taktik kedua pelatih akan sangat menentukan hasil akhir.
