NDB BRICS Dipertimbangkan Jadi Sarana Transaksi Lintas Negara

NDB BRICS Dipertimbangkan Jadi Sarana Transaksi Lintas Negara
Ilustrasi (SUMBER FOTO: Freepik)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – New Development Bank (NDB), lembaga keuangan yang dimiliki oleh negara-negara BRICS, berpotensi dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendukung transaksi lintas batas antarnegara.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov, setelah menghadiri Pertemuan Tahunan Dewan Gubernur NDB serta pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral BRICS yang berlangsung pada 4–5 Juli di Rio de Janeiro, Brasil.

“Kami juga membahas fungsi barunya, termasuk mekanisme penjaminan. Kami meyakini bank ini dapat dimanfaatkan untuk penyelesaian transaksi antarnegara,” ujar Siluanov, dikutip dari kantor berita Rusia, RIA Novosti, Minggu (6/7).

Baca Juga:Aldila Sutjiadi Bangkit di Ganda Campuran Wimbledon Usai Tersingkir di Ganda PutriSwiatek dan Tauson Melaju ke 16 Besar Wimbledon 2025, Siap Adu Kekuatan

Siluanov menambahkan bahwa selama satu dekade beroperasi, NDB telah menunjukkan efektivitasnya. Karena itu, lembaga ini dinilai layak menjadi fondasi bagi pembentukan dana penjaminan guna meningkatkan investasi di negara-negara anggota BRICS.

“Bank pembangunan baru ini telah beroperasi selama 10 tahun. Lembaga ini telah membuktikan efisiensi dan efektivitasnya,” katanya.

“Karena itu, telah diputuskan untuk membentuk mekanisme jaminan, yang saat ini sedang kami bahas, berdasarkan lembaga ini.” tambahnya.

Kementerian Keuangan Rusia juga mengumumkan bahwa pertemuan tahunan NDB selanjutnya dijadwalkan berlangsung di Rusia pada tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, Dewan Gubernur NDB juga menyetujui keanggotaan dua negara baru, yaitu Kolombia dan Uzbekistan.

Dengan bergabungnya kedua negara tersebut, jumlah anggota NDB kini menjadi 11 negara, yaitu Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Bangladesh, Uni Emirat Arab, Mesir, Aljazair, Kolombia, dan Uzbekistan.

Sebagai informasi, keputusan pembentukan NDB dalam kerangka kerja sama BRICS pertama kali dibuat dalam KTT BRICS tahun 2013 di Durban, Afrika Selatan.

Kesepakatan resminya kemudian ditandatangani setahun kemudian dalam KTT Fortaleza di Brasil. NDB resmi mulai beroperasi pada 7 Juli 2015, bertepatan dengan pertemuan perdana Dewan Gubernur bank tersebut di Moskow, Rusia.

0 Komentar