JABAR EKSPRES – Arsenal menunjukan keseriusan tingkat tinggi dalam perburuan servis Viktor Gyokeres. Dikabarkan bahwa biaya transfer yang The Gunners sepakati bakal menjadikan bomber Sporting Lisbon itu pemain Swedia termahal!
Mencuat kabar terkini perihal babak baru saga transfer Arsenal dan Viktor Gyokeres. Meriam London kabarnya sedang melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan Sporting untuk menandatangani pemain berusia 27 tahun tersebut.
Sang penggawa timnas Swedia memang sudah membulatkan tekad ingin meninggalkan juara Liga Portugal itu dan pindah ke Arsenal. Ia lebih memilih tim London Utara itu meski ada ketertarikan dari klub raksasa Eropa lainnya seperti Manchester United dan Juventus.
Baca Juga:Rekomendasi Daftar Spot Dimsum Halal di Bandung, Ada yang Autentik hingga PremiumSegera Mulai! Klik Link Live Streaming Persib vs Port FC Piala Presiden 2025 di Sini
Menurut laporan The Atletic mengutip Daily Star, ada kemajuan dalam proses pembicaraan antara Arsenal dan Sporting. Setelah menyetujui usulan kontrak berdurasi lima tahun, kesepakatan pribadi dengan Gyokeres sudah tercapai.
Laporan di Portugal dari Maisfutebol mengabarkan biaya transfernya bisa mencapai 80 juta euro/69 juta poundsterling. Nominal ini bakal membuat Viktor Gyokeres jadi pemain Swedia termahal sepanjang sejarah.
Biaya kepindahan mantan pemain Brighton tersebut akan melampaui dua transfer pemain Swedia termahal sebelumnya. Ada 63 juta poundsterling oleh Newcastle untuk merekrut Alexander Isak dari Real Sociedad, dan Barcelona mendapatkan Zlatan Ibrahimovic dengan membayar 57 juta poundsterling kepada Inter Milan.
Sebelumnya, perubahan patokan harga jual dari Sporting menyebabkan Gyokeres bingung dan marah. Hal ini menyusul laporan sebelumnya bahwa klub Portugal itu ingkar janji bahwa akan mengizinkannya pergi dengan biaya 60 juta poundsterling plus bonus 10 juta poundsterling.
Efek ramainya peminat pemain bintangnya itu membuat pihak Sporting Lisbon menaikan klausul rilisnya jadi minimal 68,5 juta poundsterling. Alhasil Gyokeres mogok ikut latihan, bahkan berselisih paham dengan presiden klub, Frederico Varandas, untuk memaksa mereka agar mau menjualnya ke Arsenal.
Varandas berharap pemain yang belum pernah menjajal Premier League walau sempat berseragam Brighton itu hanya menggertak dan akan kembali berlatih. Namun dengan situasi transfer terbarunya saat ini, keinginannya tersebut sepertinya mustahil terjadi.
