Hadir di Bandung, Robopark Indonesia Perkenalkan Dua Robot Canggih Berteknologi AI kepada Masyarakat

Hadir di Bandung, Robopark Indonesia Perkenalkan Dua Robot Canggih Berteknologi AI kepada Masyarakat
Tim Robopark mengoperasikan Ropi K-9 dan Ropi Humanoid di d'botanica Mall, Kota Bandung, Jumat (4/7). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Robopark Indonesia bersama PT Sari Teknologi, kini resmi memperkenalkan dua robot canggih yakni Humanoid dan Robot Dog (K-9) kepada masyarakat Kota Bandung.

Hadir di D’Botanica Mall, Kota Bandung, Jum’at (4/7/2025), robot hasil riset dari anak bangsa dengan teknologi artificial intelligence (AI), tersebut, resmi dipertontonkan kepada masyarakat sebagai bentuk edukasi robotik masa depan.

“Dua robot ini memiliki beberapa kecanggihan. Seperti robot Humanoid, itu adalah robot yang bisa meniru kemampuan manusia, mempunyai tinggi sekitar 130 cm, mampu membawa barang hingga 20 kg, lalu mampu berlari 1 – 1,2 meter per detik, menyeimbangkan diri, melangkah, jongkok seperti manusia,” kata Founder Robopark Indonesia, Yohanes Kurnia saat ditemui oleh Jabar Ekspres di lokasi.

Baca Juga:Dedi Mulyadi Berangkatkan 227 Calon Taruna ke Magelang, Ketahanan Mental jadi PerhatianPastikan Keamanan Laga Pembuka Piala Presiden 2025, 2.632 Personel Gabungan Dikerahkan

Selain itu, Yohanes mengatakan robot humanoid juga, memilki kemampuan pemetaan atau mapping ruangan yang berada disekitarnya.

“Bahkan dia juga memiliki kamera yang bisa membedakan dua benda, memliki RGB yang bisa mengetahui warna, lalu speaker untuk bersuara, dan mikrofon untuk mendengar, dan bisa mengetahui orang seperti apa jenisnya, gender, umur, hingga bentuk wajah dan rambut, sampai ketinggian daripada orang tersebut,” ungkapnya.

Meski begitu untuk robot jenis ini, menurut Yohanes belum bisa dikatakan sempurna karena masih ada beberapa spesifikasi yang perlu dilengkapi.

“Jadi ini masih lemah dikarenakan keterbatasan tangan, jadi tangan atau fingger-nya belum ada. Kemungkinan dalam waktu cepat sudah bisa selesai, karena fingger-nya sudah ada di dunia dan banyak negara atau perusahaan juga yang sudah mengeluarkannya,” ujarnya.

Sementara untuk Robot Dog (K-9), Yohanes menjelaskan dalam keunggulannya dapat menirukan layaknya hewan anjing yang memliki segala kemampuan.

Memiliki empat kaki sebagai penopang, Robot tersebut kata Yohanes mampu menahan beban hingga seberat 10 kilo gram (Kg).

“Dia juga mampu memetakan ruangan menggunakan (sensor) lidah, lalu punya kemampuan RGB atau membedakan, bisa membaca atau rekognisi seseorang, berjalan di area sempit, dan memiliki AI juga seperti robot manusia (humanoid) juga,” katanya.

Baca Juga:Peduli Pendidikan, Pemkot Banjar Kolaborasi dengan PGRI Tuntaskan Persoalan Anak Putus SekolahPemkab Bandung Abai Marak Terminal Bayangan di Cileunyi, Pemprov Jabar akan Tertibkan Angkot Ngetem Sembarangan

Menurut Yohanes, proses pembuatan dua robot ini memiliki riset cukup lama hampir 10 tahun dengan melibatkan tenaga riset dari Tiongkok dan asosiasi AI di beberapa negara.

0 Komentar