JABAR EKSPRES – Perebutan Ballon d’Or 2025 diprediksi bakal menjadi salah satu yang paling ketat dalam beberapa tahun terakhir.
Sejumlah nama besar dan bintang muda bersinar di musim ini, menciptakan persaingan yang sengit di antara para kandidat.
Salah satu sosok yang turut memberi pandangan adalah legenda Barcelona, Hristo Stoichkov. Dalam wawancaranya bersama Carrusel Deportivo, Stoichkov secara terang-terangan menyebut Lamine Yamal sebagai kandidat terkuat untuk memenangkan penghargaan tersebut.
Baca Juga:14 Ribu Rutilahu di Kabupaten Bogor Ditargetkan Tuntas dalam 3 Tahun, APBD Perubahan Jadi AndalanRonaldo Abaikan Piala Dunia Antarklub Demi Fokus ke Misi Terakhir di World Cup 2026
Lamine Yamal tampil luar biasa sepanjang musim 2024/2025 bersama Barcelona. Ia berkontribusi besar dalam membawa klub Catalan meraih treble domestik dan menembus babak semifinal Liga Champions.
Meski baru berusia 17 tahun, Yamal menunjukkan kedewasaan luar biasa dalam permainannya. Visi bermain, teknik individu, dan kemampuannya menembus pertahanan lawan membuat banyak pihak terkesan.
Namun, Stoichkov juga menyadari bahwa usia muda bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pemain seperti Yamal. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan mental dalam persaingan level atas.
“Lamine Yamal masih sangat muda dan perjalanannya masih panjang. Tapi saya sangat menikmati permainannya karena dia punya begitu banyak kualitas menarik,” ujarnya kepada Carrusel Deportivo.
Sang legenda bahkan menyatakan kesiapannya untuk menyerahkan langsung trofi Ballon d’Or kepada Yamal jika pemain muda itu berhasil memenangkannya.
“Jika dia memenanginya, saya sendiri yang akan memberikannya,” kata dia.
Meski memuji Yamal, Stoichkov tidak menutup mata terhadap pemain lain yang juga tampil mengesankan musim ini. Ia menyebut dua pilar Paris Saint-Germain, yaitu Marquinhos dan Vitinha, sebagai pesaing kuat lainnya.
Kedua pemain tersebut berperan besar dalam membawa PSG meraih gelar Liga Champions pertama mereka dalam sejarah, sebuah pencapaian monumental yang bisa menjadi penentu dalam perburuan Ballon d’Or.
Baca Juga:Korban Perundungan Ciparay Jalani Pemeriksaan, Kasus Diambil Alih Tim Hukum Dedi MulyadiErwan Harap Polemik Bonus Persib Segera Usai, Beda Cerita dengan Era Pj Bey Machmudin
Marquinhos menunjukkan kepemimpinan luar biasa di lini belakang PSG sepanjang musim, sementara Vitinha menjadi motor penggerak lini tengah yang tak tergantikan.
“Kalau hari ini kamu bilang Marquinhos dari PSG yang memenanginya, saya juga percaya,” kata Stoichkov.
Ia juga memuji performa Vitinha yang stabil dan berpengaruh di semua kompetisi. “Vitinha bermain sangat baik di liga domestik dan Liga Champions. Banyak pemain yang siap memenanginya,” tambahnya.
