3. Sistem Coreflame yang Unik dan Sinergi dengan Karakter Lain
Untuk mengaktifkan ultimate-nya, Phainon harus mengumpulkan poin Coreflame, yang diperoleh dari penggunaan skill-nya, ataupun ketika ia ditarget oleh rekan tim ataupun musuh sekalipun. Setiap skill tidak hanya memberikan damage besar, tetapi juga berfungsi untuk membangun sumber daya yang dibutuhkan untuk transformasi.
Mekanisme ini membuat Phainon sangat sinergis dengan karakter support manapun seperti Sunday yang bisa mempercepat pengumpulan Coreflame atau memperkuat efeknya.
4. Peran sebagai Hyper Carry yang Dominan
Phainon adalah contoh karakter hyper carry sejati. Saat ia melancarkan Ultimate-nya, seluruh anggota tim akan keluar dari medan pertempuran, membuatnya menjadi karakter aktif. Ini berarti semua perhatian, buff, dan fokus strategi sepenuhnya tertuju pada Phainon.
Baca Juga:5 Hp RAM 8GB Terbaik di Bawah 2 Juta Tahun 20255 Minuman Matcha di Indomaret: Segar, Lezat, dan Praktis
Dalam mode ini, tidak hanya damage-nya meningkat secara eksponensial, tetapi juga kemampuannya mengendalikan medan tempur. Strategi seperti ini sangat cocok untuk pemain yang senang menggunakan komposisi tim yang dikembangkan khusus untuk mendukung satu karakter utama.
5. Ketahanan Tinggi dan Efek Anti-Mati
Salah satu kekhawatiran terbesar saat menggunakan hyper carry adalah ketahanan. Namun, Phainon dilengkapi kemampuan bertahan yang sangat kuat. Selama transformasi, ia memiliki efek anti-killing blow, yang membuatnya tidak bisa langsung mati saat terkena serangan mematikan.
Efek ini memberikan rasa aman bagi pemain saat menghadapi musuh dengan burst damage besar. Phainon tetap bisa bertahan dan menyelesaikan serangan baliknya sebelum Ultimate-nya berakhir.
