Meskipun demikian, porsi DAU dalam struktur TKDD secara nasional dan di Kota Banjar sendiri biasanya tetap menjadi yang terbesar. Kehadiran DAK, khususnya, diharapkan dapat memberikan dukungan signifikan bagi Kota Banjar dalam membiayai program-program prioritas nasional di sektor-sektor yang ditentukan pusat.
Meski dana segar senilai ratusan miliar rupiah telah masuk, Pemerintah Kota Banjar menyadari sejumlah tantangan yang harus dihadapi dalam pengelolaan anggaran tahun 2025.
Efisiensi dalam belanja, efektivitas program untuk mencapai target pembangunan, serta ketepatan dalam menentukan skala prioritas menjadi kunci keberhasilan pemanfaatan dana transfer ini. (CEP)
