JABAR EKSPRES- Francesco “Pecco” Bagnaia, pembalap Ducati Lenovo, menyampaikan permohonan maafnya kepada para penggemar lantaran gagal memberikan hasil memuaskan pada sprint race Grand Prix Italia.
Dalam balapan yang digelar di Sirkuit Mugello pada Sabtu malam waktu Indonesia, Pecco yang memulai balapan dari posisi kedua justru tidak mampu mematahkan dominasi duo Marquez, yakni Marc dan Alex, yang mendominasi jalannya lomba.
Pecco harus rela menuntaskan balapan di posisi ketiga, di belakang Marc yang meraih kemenangan dan Alex yang finis di urutan kedua.
Baca Juga:Serangan AS-Israel ke Fasilitas Nuklir Iran Picu Ketegangan Baru4 Rekomendasi Biji Kopi untuk V60, Nikmat dan Mantap!
“Saya sangat meminta maaf atas hasil ini dan berjanji akan memberikan yang terbaik kepada para penggemar,” ujar Bagnaia, dikutip dari pernyataan resmi Ducati pada Minggu (22/6).
Grand Prix Italia menjadi kesempatan bagi Pecco untuk kembali bangkit dan menambah kepercayaan dirinya usai hasil kurang memuaskan di Aragon, di mana ia juga gagal menyaingi dominasi kakak beradik Marquez.
Sebagai pembalap tuan rumah dengan status juara dunia dua kali, Pecco tentunya mendapat dukungan penuh dari para fans di Mugello. Ia pun bertekad memperkecil jarak poin dengan Marc yang saat ini unggul 97 poin di puncak klasemen.
Menjelang balapan utama, Pecco mengungkapkan masih ada kendala pada bagian depan sistem pengereman motornya. Masalah tersebut membuatnya tidak bisa melaju secepat dan seagresif yang diharapkannya.
“Bagian depan pengereman terasa terus menghimpit – terutama di tikungan cepat – dan saya tidak bisa mengendarai seperti yang saya inginkan, atau seperti yang saya tahu saya mampu,” tutur Pecco.
Balapan utama GP Italia dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.00 WIB.*
SUMBER: ANTARA
