Nama Bandung Barat Sulit Dibranding, DPRD Usul Ganti dengan Nama Ini

Suasana rapat paripurna di Gedung DPRD Bandung Barat yang baru di Jalan Raya Cijamil-Cisarua, Kecamatan Ngamprah. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Suasana rapat paripurna di Gedung DPRD Bandung Barat yang baru di Jalan Raya Cijamil-Cisarua, Kecamatan Ngamprah. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Padahal daerah dengan 165 desa atau 16 kecamatan ini memiliki segudang nilai budaya dan sejarah yang kuat dengan toponimi desa-desanya seeperti Mandalawangi, Padalarang, atau Lembang.

“Hanya jika memakai nama Mandalawangi, orang Padalarang gak terima, kalau pakai nama Padalarang, orang Lembang gak terima. Akhirnya pakai nama Bandung Barat,” kata Dedi.

Nama Bandung Barat sendiri memiliki dua kata yang menggabungkan nama tempat dan arah mata angin yang mana jika digabungkan hanya menunjukkan suatu wilayah Bandung yang berada di sebelah Barat.

Baca Juga:Kabupaten Bogor Tetapkan Cimande dan Kampung Urug Jadi Desa Wisata, Bupati Gaspol Benahi Jalan!Banjar Kota ‘Ripuh’! Pemkot Genjot Pendapatan Setengah Mati

Padahal arah mata angin hanyalah perspektif yang bisa saja berbeda jika dilihat dari sisi yang berbeda. Begitupun kata Barat hanyalah perspektif bagi daerah yang berada di sebelah timurnya.

“Kata siapa Bandung Barat? Kata orang Bukanagara, Subang. Tapi bagi orang Cianjur bisa jadi Bandung Timur. Bagi orang Purwakarta, Bandung Selatan. Jadi sulit untuk mengidentifikasi wilayah,” sebut.

“Biarlah kalau sudah begini namanya. Tapi kalau ada niat untuk membranding, merubah namanya, saya siap membantu agar ada wibawa atau kharismanya,” tambah Dedi. (Wit)

0 Komentar