Manchester City Didenda Rp21 Miliar oleh Premier League karena Telat Kick-Off!

Manchester City Didenda Rp21 Miliar oleh Premier League karena Telat Kick-Off!
Manchester City Didenda Rp21 Miliar oleh Premier League.
0 Komentar

Waktu yang mungkin terlihat singkat bagi sebagian orang, namun dalam dunia sepak bola profesional di mana jadwal ditentukan secara presisi, keterlambatan tersebut dianggap serius.

Walaupun masalah keterlambatan ini telah ditangani melalui sanksi finansial, Manchester City masih belum bisa sepenuhnya bernapas lega.

Klub yang dipimpin oleh manajer Pep Guardiola ini masih harus menghadapi persoalan yang jauh lebih kompleks, yaitu terkait dugaan pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP).

Baca Juga:Jangan Salah Sebut! Ini Bedanya Berlian dan Permata yang Sering DisalahartikanMengenal 7 Berlian Paling Mewah di Dunia, Harganya Bikin Geleng-Geleng Kepala

Saat ini, Manchester City tengah berada dalam proses penyelidikan atas 115 dakwaan yang diajukan oleh Premier League.

Tuduhan tersebut mencakup dugaan pelanggaran aturan keuangan yang terjadi selama periode panjang, yaitu mulai tahun 2009 hingga akhir musim 2022–2023.

Dugaan pelanggaran FFP ini tentu menjadi sorotan besar, tidak hanya di Inggris tetapi juga di seluruh dunia sepak bola internasional. Meskipun begitu, pihak Manchester City sendiri secara konsisten membantah semua tuduhan tersebut.

Mereka menegaskan bahwa klub selalu menjalankan aktivitas keuangannya sesuai dengan aturan yang berlaku dan siap untuk membuktikan hal tersebut dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Sementara itu, pihak Premier League masih belum memberikan informasi pasti mengenai kapan hasil akhir dari penyelidikan terhadap kasus FFP ini akan diumumkan.

Proses investigasi masih berlangsung dan kemungkinan membutuhkan waktu yang cukup lama mengingat kompleksitas data dan jumlah tuduhan yang harus ditelusuri.

0 Komentar