Kawasan Padalarang Bakal Ditata Ulang, Hadirnya Fly Over Bakal Urai Kemacetan?

Kemacetan kerap terjadi di Padalarang, termasuk di kawasan KCIC. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Kemacetan kerap terjadi di Padalarang, termasuk di kawasan KCIC. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menggulirkan rencana pembangunan flyover atau jembatan layang di kawasan Cimareme, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Langkah ini diambil sebagai upaya serius dalam mengurai kemacetan parah yang selama ini menjadi keluhan utama warga dan pengguna jalan di kawasan tersebut.

Menurut Dedi, rencana pembangunan flyover tersebut menjadi bagian dari program prioritas Pemprov Jabar dalam penataan infrastruktur lalu lintas di wilayahnya termasuk Bandung Barat.

Baca Juga:Tim Hukum Ridwan Kamil Siapkan 4 Poin Eksepsi Lawan Lisa MarianaOptimis Kota Bogor Raih Predikat Kota Layak Anak Utama

“Cimareme akan kita bangun jembatan layang,” ujar Dedi saat ditemui usai menghadiri rapat di Gedung DPRD Bandung Barat, Kecamatan Ngamprah, belum lama ini.

Ia menilai, kondisi lalu lintas di sejumlah titik di Padalarang sudah dalam tahap mengkhawatirkan dan sangat mendesak untuk segera ditangani secara sistematis dan berkelanjutan.

Beberapa titik kemacetan yang menjadi sorotan Dedi, di antaranya pertigaan Cimareme, Simpang Padalarang, kawasan Pasar Tagog, dan sekitar Stasiun Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Padalarang.

Kawasan-kawasan ini menjadi simpul kepadatan lalu lintas yang tak hanya menggangu aktivitas masyarakat, tetapi juga memperlambat mobilitas ekonomi di wilayah Bandung Barat.

“Sumber kemacetan utama di kawasan tersebut berasal dari dua hal, pertama, tingginya aktivitas kendaraan dari kawasan industri Cimareme dan kedua, lalu lintas truk-truk tambang yang keluar masuk dari kawasan karst Citatah,” katanya.

“Ini harus segera ditangani. Kalau tidak, akan terus menjadi masalah kronis setiap hari, terutama di jam-jam sibuk dan akhir pekan,” tambahnya.

Meski belum merinci secara detail mengenai skema anggaran maupun teknis pelaksanaan proyek flyover, Dedi menegaskan bahwa proyek ini sudah masuk dalam rencana anggaran Pemprov Jawa Barat dan akan menjadi prioritas utama dalam waktu dekat.

Baca Juga:Ramai-ramai DPRD Jabar Kunker ke Bali, Hasilnya Perlu Ditagih!Panitia Color Run Ciamis Banting Stir Gegara Dituduh Bawa Simbol LGBT

“Sudah ada alokasi anggarannya. Kita rapihkan bareng-bareng karena kuncinya memang ada di Padalarang,” tegasnya.

Selain fokus pada pembangunan jalan dan flyover, Dedi juga menaruh perhatian pada kondisi kawasan sekitar Stasiun KCIC Padalarang yang ia nilai masih semrawut serra belum layak menjadi wajah gerbang kota metropolitan.

“Saya punya tugas untuk menata kawasan stasiun kereta cepat. Depannya masih terlihat kumuh, nanti kita yang rapikan. Harus jadi lebih tertib dan menarik,” ujarnya.

0 Komentar