Melihat ada slot kosong, Barcelona langsung bergerak cepat. Mereka mengajukan permohonan resmi untuk mengisi posisi Club Leon, dengan harapan nama besar dan prestasi terkini mereka dapat dipertimbangkan.
Sayangnya, FIFA kembali menolak. Mereka memilih untuk tetap konsisten dengan aturan yang berlaku, tanpa membuat pengecualian, bahkan untuk klub sebesar Barcelona.
Slot kosong tersebut akhirnya diberikan kepada Los Angeles FC (LAFC), wakil dari zona CONCACAF. Klub asal Amerika Serikat itu berhasil menang dalam laga kualifikasi melawan Club America.
Baca Juga:Morgan Rogers Jadi Rebutan! Arsenal dan Chelsea Siap Saling Sikut Demi Bintang Muda Aston VillaBenar-Benar Fresh, Semua Pemain Baru Persib Belum Pernah Dilatih Bojan Hodak!
Keputusan ini memicu kekecewaan besar di internal Barcelona. Mereka merasa sudah melakukan cukup banyak untuk layak tampil di turnamen tersebut, terutama setelah kembalinya performa positif di level Eropa.
Namun, penolakan ini menjadi sinyal bahwa reputasi saja tidak cukup. Konsistensi performa dan catatan koefisien menjadi faktor mutlak dalam menentukan siapa yang pantas tampil di panggung dunia.
Barcelona kini harus merelakan kesempatan berharga tersebut. Satu-satunya pilihan adalah terus memperbaiki performa mereka di kompetisi Eropa, agar tidak kembali dikecewakan dalam edisi mendatang.
