Kenali Gejala Cacar Api, Penyebab, hingga Cara Mengobatinya

Kenali Gejala Cacar Api, Penyebab, hingga Cara Mengobatinya
Kenali Gejala Cacar Api, Penyebab, hingga Cara Mengobatinya./ANTARA
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Cacar api atau dikenal secara medis sebagai herpes zoster, merupakan infeksi virus yang dapat menyerang siapa saja, tidak terbatas usia.

Meski lebih umum terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun, menurut dr. Frieda, Sp.DVE, dokter spesialis kulit dan kelamin lulusan Universitas Sebelas Maret (UNS), cacar api bisa mengenai siapa saja, terutama mereka yang pernah terkena cacar air sebelumnya.

Apa Itu Cacar Api?

Cacar api disebabkan oleh reaktivasi virus varicella zoster, yaitu virus yang sama dengan penyebab cacar air.

Baca Juga:Daftar Harga Emas Hari ini di Pegadaian: Update Emas Antam, UBS, Galeri24 pada Rabu, 18 Juni 2025Sinopsis Film Bel Canto: Kisah Seorang Penyanyi Opera Terkenal Terjebak dalam Sandera Pemberontak

Setelah seseorang sembuh dari cacar air, virus ini tidak benar-benar hilang, melainkan tetap berada dalam tubuh dalam kondisi tidak aktif (dormant) di sistem saraf.

Dalam kondisi tertentu, seperti ketika sistem kekebalan tubuh menurun, virus ini bisa aktif kembali dan memunculkan gejala herpes zoster atau cacar api.

Gejala Cacar Api yang Perlu Diwaspadai

Gejala utama cacar api adalah ruam atau lenting berisi cairan yang muncul hanya di satu sisi tubuh.

Ruam ini biasanya disertai rasa nyeri, panas, hingga demam, serta bisa juga menimbulkan lemas, nyeri kepala, dan nyeri otot.

Gejala ini berlangsung antara 2 hingga 4 minggu, namun komplikasinya bisa bertahan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Ciri khas cacar api yang membedakannya dari cacar air adalah penyebarannya yang terbatas pada satu sisi tubuh dan tidak menyeluruh.

Penyakit ini bukan sekadar alergi atau ruam biasa karena bersifat menular melalui kontak langsung dengan cairan dari lepuhan penderita yang sedang aktif terinfeksi.

Siapa Saja yang Berisiko?

Baca Juga:Sinopsis Film Knight and Day: Kisah Wanita Muda Jadi Seorang Mata-mataHarga Emas Antam Hari ini Turun Rp18.000 Menjadi Rp1.950.000 per Gram

Cacar api hanya terjadi pada orang yang pernah terkena cacar air. Satu dari tiga orang diperkirakan akan mengalami cacar api setidaknya sekali seumur hidup.

Meski lebih sering terjadi pada lansia, remaja dan dewasa muda dengan sistem imun lemah juga bisa mengalaminya.

Kelompok berisiko tinggi meliputi:

  • Orang di atas usia 50 tahun
  • Pengidap penyakit autoimun
  • Penderita diabetes
  • Orang dengan gangguan kekebalan tubuh

Cara Mengobati dan Mencegah Cacar Api

Cacar api tidak bisa sembuh sendiri, sehingga perlu pengobatan medis untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi. Pengobatannya meliputi:

0 Komentar