JABAR EKSPRES – Proyek rumah subsidi yang dijalankan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) mendapat kucuran dana dari Danantara senilai Rp130 triliun.
Hal itu disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, melalui keterangannya beberapa waktu lalu.
“Sampai akhir tahun ini kurang lebih kami sudah hitung mungkin bisa mencapai Rp130 triliun, dan tentunya skemanya sudah kita matangkan dan ini bisa langsung berjalan,” ujarnya, dikutip Rabu (18/6/2025).
Baca Juga:DPUTR Kabupaten Bandung Janjikan Normalisasi Drainase Selesai Idulfitri, Warga: hingga Saat Ini Masih Mangkrak!Bersurat ke Komisi Yudisial, Tim Advokasi SMANSA Bandung Minta Disupervi soal Banding Sengketa Lahan
Ia juga memastikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan bank-bank Himbara, Bank Syariah Indonesia dan juga dengan BTN, dalam memberikan pendanaan kepada proyek rumah subsidi yang tengah digarap Kementeruan PKP.
Pemberian kucuran dana ini dilakukan Danantara sebagai bentuk dukungan terhadap proyek penting, sebagaimana arahan Presiden Prabowo.
“Danantara akan mendukung penuh tetapi harapannya tentu karena perbankan juga mempunyai kriteria-kriteria yang harus dijalankan, mohon supaya ini juga berjalan sesuai dengan aturan yang ada,” kata Rosan.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pihaknya bersama perbankan turut senang dapat berpartisipasi dalam proyek rumah subsidi itu. Sebab mereka memiliki jaminan dari rumah yang akan diberikan pembiayaan.
“Dan pembiayaannya juga kita akan berikan dengan subsidi bunga yang baik serta prosesnya juga kita segera mulai,” lanjutnya.
Untuk itu, ia meyakini bahwa hal ini akan memberikan dampak positif baik pada perekonomian Indonesia maupun masyarakat secara langsung.
Di sisi lain, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati mengungkapkan dukungan Rp130 triliun dari Danantara untuk program perumahan masyarakat merupakan kabar baik.
Baca Juga:Tingkatkan Pembangunan Daerah, Ahmad Luthfi Minta Pengusaha Muda Ikut BerkontribusiWaspada! Marak Peredaran Susu Kemasan Kedaluwarsa, Polresta Bogor Bongkar Sindikat Pemasok
“Tentu ini adalah kabar baik buat kita semua untuk masyarakat Indonesia, bagaimana Danantara juga mendukung program ini,” ujar Sri.
Kementerian PKP sendiri baru mendapatkan informasi tersebut dari Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara), ketika Ara mendampingi kunjungan Presiden RI ke Singapura.
Menteri PKP kemudian menugaskan Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel dan komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho terkait dukungan dari Danantara.
“Dan kemarin ditugaskan Pak Sekjen Kementerian PKP dan Pak Heru dari BP Tapera untuk berdiskusi dengan Danantara, tim teknisnya,” kata Sri.
