JABAR EKSPRES – Kota Cimahi akhirnya memulai langkah strategis untuk mandiri dalam layanan laboratorium kesehatan. Pematangan lahan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) pertama resmi dilakukan, menandai berakhirnya ketergantungan Cimahi terhadap laboratorium provinsi untuk pemeriksaan klinis dan lingkungan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, menyebut pembangunan Labkesmas ini menjadi jawaban atas keterbatasan infrastruktur layanan laboratorium yang selama ini membuat Cimahi harus mengirim sampel ke Labkesda Provinsi Jawa Barat.
“Kalau pemeriksaannya menjadi kewenangan puskesmas, tentu kami lakukan di puskesmas. Tapi jika tidak bisa, seperti keracunan makanan dan lain-lain, kami kirim ke Labkesda Provinsi Jawa Barat,” ujar Mulyati usai kegiatan, Senin (16/6/2025).
Baca Juga:Permainan Bola Gila Diduga “Judi” di Pasar Malam Harjamukti Cirebon Kian DiminatiUpdate Korupsi Dana Hibah Pramuka Kota Bandung, 15 Orang Saksi telah Diperiksa oleh Kejati Jabar!
Labkesmas ini akan dibangun di atas lahan seluas 2.226 meter persegi di kawasan Sukimun, dengan target penyelesaian pada Desember 2025. Gedung akan terdiri dari dua lantai dan satu basement sebagai area parkir.
Lahan tersebut sebelumnya sempat digunakan warga karena puluhan tahun tidak difungsikan, namun kini statusnya telah diselesaikan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.
Pentingnya pembangunan ini tak hanya soal fisik bangunan. Labkesmas Cimahi dirancang sebagai laboratorium Tier 2, atau kewenangan kabupaten/kota, yang mampu melakukan pemeriksaan spesimen klinis dan lingkungan.
Mulyati, menyebut, ini mencakup hematologi rutin, mikrobiologi, parasitologi, imunologi, biomolekuler, hingga PCR untuk pasien TBC.
“Untuk kabupaten/kota itu kewenangannya di Tier 2. Termasuk juga nanti bisa untuk pemeriksaan narkoba,” ujar Mulyati.
Tak hanya itu, laboratorium ini juga dirancang untuk menunjang kegiatan surveilans penyakit dan faktor risiko berbasis laboratorium, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan penyakit lainnya yang menjadi kewenangan daerah.
“Kami juga bisa melaksanakan pemeriksaan kualitas air, air kolam renang, keamanan pangan, dan limbah pasien. Tentunya nanti kami bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup,” tambahnya.
Baca Juga:Tanpa Data Kenaikan Kelas, Program Pelatihan UMKM Tak Efektif?Efisiensi Anggaran Picu Ekonomi Daerah Anjlok?
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, yang hadir dalam peresmian pematangan lahan, menyambut baik dimulainya pembangunan fasilitas ini. Ia berharap, Labkesmas dapat segera dibangun dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat dalam memperkuat layanan kesehatan.
“Mudah-mudahan ini nanti bermanfaat bagi masyarakat untuk pelayanan kesehatannya, khususnya laboratorium. Kita pemadatan tahap per tahap, mudah-mudahan segera bisa dilaksanakan dengan baik,” ujarnya. (Mong)
