JABAR EKSPRES – Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama perusahaan kosmetik dan perawatan diri, ParagonCorp berkolaborasi untuk mendorong perkembangan pendidikan.
Hal itu dilakukan, mengingat ilmu pengetahuan cukup berperan penting dalam perkembangan industri, baik pada makanan, kesehatan hingga kosmetik kecantikan.
EVP & Chief of People and Business Ecosystem Development ParagonCorp, Miftahuddin Amin mengatakan, pihaknya bersama Unpad meresmikan tiga ruang kolaboratif baru.
Baca Juga:Terapkan Digitalisasi, Ini Skema Penyaluran Bansos Terbaru!Bupati : Raja Ampat Prioritaskan Pariwisata Bukan Pertambangan!
“Sebagai bagian dari komitmen bersama untuk membentuk masa depan pendidikan yang inklusif dan berdampak,” katanya saat ditemui Jabar Ekspres di Gedung Rektorat Kampus Unpad, Jatinangor pada Jumat (13/6).
Amin menerangkan, tiga ruang kolaboratif baru tersebut, yakni ParagonCorp Collaborative Space Unpad, ParagonCorp Co-Working Space Fisika FMIPA Unpad, serta Ruang Sidang Universitas Padjadjaran-ParagonCorp di Sekolah Pascasarjana Unpad.
Ketiganya dirancang sebagai pusat kolaborasi lintas disiplin, ruang tumbuhnya kreativitas, serta tempat bertemunya ide-ide inovatif dari para mahasiswa, dosen, dan pelaku industri.
“Kolaborasi Paragon dan Unpad bukan sekadar kerjasama, ini adalah perjalanan bersama yang lahir dari kesamaan visi: menciptakan masa depan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak,” terangnya.
“Inilah semangat di balik tema Reshaping Tomorrow, Empowering Generations, sebuah komitmen untuk tidak hanya menanti masa depan, tapi ikut menciptakannya, bersama,” tukas Amin.
Diketahui, ParagonCorp dan Fakultas Psikologi Unpad juga menandai penandatanganan nota kesepahaman (MoU), sebagai bentuk pengukuhan kolaborasi jangka panjang dalam pengembangan riset, program pembelajaran, serta kesiapan karier mahasiswa.
Sementara itu, Rektor Unpad, Prof Arief S. Kartasasmita menyampaikan, kolaborasi yang dilakukan antara pendidikan perguruan tinggi dengan industri, merupakan bukti nyata untuk menopang pertumbuhan ekonomi negara.
Baca Juga:Wujudkan Inovasi di Sektor Air Baku, Dedie Rachim Terima Penghargaan dari PERPAMSIWaspadai Praktik Titip-Menitip, Disdik KBB Imbau Orang Tua Tempuh SPMB 2025 Sesuai Mekanisme
“Ini juga membuktikan kerjasama yang sangat baik antara perguruan tinggi khususnya Unpad, bagaimana kami tetap mengkontribusikan keilmuan juga lulusan,” bebernya.
Arief menilai, kolaborasi juga memberikan benefit atau keuntungan bagi sektor industri, sebab pengembangan produk yang dilakukan berkaita erat dengan ilmu pengetahuan.
“Mudah-mudahan ke depan (kolaborasi) dapat terus dikembangkan dan bisa maju bersama, akhirnya negara kita pun turut berdampak pada kemajuan,” imbuhnya.
Arief menyebutkan, salah satu contoh kolaborasi yang dinilai berhasil dan ada kemajuan, yakni pengembangan uji klinis di bidang farmasi.
