Server Sempat Terkendala, SPMB Hari Kedua di SMKN 3 Kota Cimahi Berjalan Lancar

Salah Seorang Siswa Pendaftar SPMB di SMKN 3 Kota Cimahi. (Mong / Jabar Ekspres)
Salah Seorang Siswa Pendaftar SPMB di SMKN 3 Kota Cimahi. (Mong / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Hari kedua pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMKN 3 Kota Cimahi mulai terpantau sepi. Kondisi ini berbanding terbalik dengan hari pertama yang dipadati ratusan pendaftar dan orang tua yang datang langsung ke sekolah.

Ketua Pelaksana SPMB SMKN 3 Kota Cimahi, Wiwik Wahyuni mengatakan lonjakan pengunjung di hari pertama terjadi karena banyak orang tua merasa khawatir terhadap proses pendaftaran online.

“Banyak yang datang dari pra-pendaftaran juga, untuk menanyakan proses pendaftarannya seperti apa,” ujar Wiwik saat ditemui Jabar Ekspres di sekolah, Rabu (11/6/2025).

Baca Juga:Pastikan Efisien dan Tepat Sasaran, Bantuan Beras Juni-Juli Akan Diberikan Langsung 20 Kg?Sebut Bakal Audit Kerusakan Lingkungan di Raja Ampat, PT GAG Nikel Tetap Diizinkan Beroperasi?

Padahal, kata dia, pihak sekolah telah menyosialisasikan sistem pendaftaran yang sepenuhnya dilakukan secara online.

“Tapi masih banyak juga yang datang ke sini mungkin karena kekhawatiran orang tua takutnya tidak bisa daftar secara online, maka mereka lebih memilih datang langsung,” tuturnya.

Namun, pada hari kedua, jumlah pengunjung menurun. Wiwik menilai, penurunan ini terjadi karena para orang tua mulai memahami sistem pendaftaran yang sudah dijelaskan sebelumnya.

“Untuk hari ini agak sedikit berkurang, mungkin mereka sudah lebih paham dari sistem yang kemarin sudah disampaikan,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, salah satu penyebab kekhawatiran orang tua pada hari pertama adalah kondisi server yang belum stabil.

“Servernya juga masih belum stabil. Orang tua kelihatannya cemas, takutnya anaknya tidak bisa terdaftar di sekolah, padahal sebenarnya masalahnya di server,” ucapnya.

Berbeda dengan hari pertama, di hari kedua pelaksanaan SPMB, sistem pendaftaran berjalan lebih lancar.

Baca Juga:Soal Adanya Indikasi Jual Beli Kursi di SPMB, Farhan: Kalau Ada Transaksi, Langsung Pidana!Soroti Krisis Lingkungan di Jabar, Koalisi Gerakan Rakyat Sabumi Geruduk Gedung Sate

Alhamdulillah untuk hari kedua ini tidak ada kendala. Kemarin di jam segini sudah penuh. Tapi sekarang alhamdulillah mungkin sudah sebagian dikerjakan di rumah,” tambah Wiwik.

Salah satu orang tua yang datang ke sekolah untuk mendaftarkan anaknya, Kokom Komalasari (53), warga Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, mengaku tidak mengalami kendala berarti.

Namun, ia mengeluhkan sulitnya mengunggah dokumen melalui ponsel.

“Kalau pakai HP itu susah upload-nya, karena jaringannya. Yang cepat itu pakai laptop. Tapi kan enggak semua orang punya atau bisa bawa ke sekolah,” katanya.

Ia pun mengaku terpaksa harus bolak-balik ke sekolah karena pendaftaran yang dilakukan di rumah kerap mengalami gangguan sistem.

0 Komentar