JABAR EKSPRES – Sebuah bengkel di Kampung Sudimampir, RT 02 RW 24, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dilalap si jago merah pada Selasa (10/6/2025) dini hari.
Kebakaran terjadi akibat api yang berasal dari pembakaran sampah di belakang rumah, yang kemudian merambat cepat ke barang-barang di bengkel seperti oli, onderdil sepeda motor dan mobil, serta berbagai material mudah terbakar lainnya.
Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Bandung Barat pukul 03.10 WIB dari seorang warga bernama Ekos Koswara.
Baca Juga:Polisi Gerebek Arena Perjudian Sabung Ayam di Cimenyan Bandung, 18 Orang DiamankanE-Voting Pilkades Dicanangkan Tahun Ini, DPMD Jabar Belum Alokasikan Anggaran Alatnya?
Tak berselang lama, dua unit armada pemadam dikerahkan dari Pos Padalarang menuju lokasi kejadian, yakni satu unit mobil pemadam D 9955 U dan satu unit matra D 9905 U.
Tim pemadam tiba di lokasi pada pukul 03.23 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman serta pendinginan. Kepala DPKP KBB, Siti Aminah, mengatakan respons cepat ini dilakukan meski tim menghadapi beberapa kendala di lapangan.
“Petugas kami tiba dalam waktu 8 menit setelah menerima laporan. Namun, proses pemadaman terkendala karena tidak adanya sumber air di sekitar lokasi. Kami harus bolak-balik mengambil air ke Kota Baru Parahyangan,” ujar Siti Aminah saat dikonfirmasi, Selasa pagi.
Selain ketiadaan sumber air, akses menuju lokasi juga menyulitkan petugas karena jalan desa banyak yang ditutup dengan portal. Alhasil, tim pemadam harus memutar melewati jalur utama yang memakan waktu lebih lama untuk pengisian ulang air.
“Penanganan akhirnya memakan waktu hampir tiga jam, karena kami tidak bisa memotong jalan. Jalur desa dipasangi portal, sehingga akses kami terbatas dan harus putar balik ke jalur utama,” tambah Siti.
Meskipun api melalap sebagian besar bangunan dan isi bengkel, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga sekitar juga turut membantu proses evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
“Sementara ini, kerugian masih dalam tahap perhitungan. Tapi secara kasat mata, banyak barang bernilai yang habis terbakar,” jelas Siti Aminah.
Baca Juga:Dukung Persiapkan Generasi Emas, Sudarsono Tinjau Langsung Pemberian MBG pada 3.150 Siswa di Kota BanjarPangandaran “Setengah Sakarat”, Presidium Desak Perombakan!
Regu 3 dari Pos Padalarang yang dipimpin langsung oleh komandan regu, bekerja sama dengan Regu 3 Cipatat dalam proses pemadaman. Petugas juga melakukan pendataan dan pengecekan sisa bara api hingga pukul 06.00 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
