JABAR EKSPRES – Babak kualifikasi AFC Champions League (ACL) 2 2025/2026 bakal menjadi perjuangan awal Persib Bandung di kompetisi Asia musim depan. Apa saja fakta-fakta tentang kualifikasi playoff ACL Two 2025/2026? Berikut adalah ulasannya.
Persib merupakan juara Liga 1 Indonesia musim lalu 2024/2025. Prestasi ini menghadiahkan tim kebanggaan Bobotoh tersebut tiket berkompetisi di Liga Champions Asia 2 musim depan.
Alhasil itu jadi musim kedua beruntun Persib Bandung mengikuti ACL Two. Kiprah Maung Bandung musim lalu dalam kompetisi kasta kedua di Asia tersebut berakhir pahit, jadi juru kunci grup dan gagal lolos ke babak 16 besar.
Baca Juga:Siap Bangkitkan Popularitas Motor Bebek! Suzuki Smash 2025 Tampil Lebih Gahar dan Kinerjanya AndalTerbaru Daftar 10 Tim Lolos ke Piala Dunia 2026: Debut Yordania dan Uzbekistan!
Kembali menjadi kontestan di AFC Champions League Two 2025/2026, Persib jelas ingin membayar kegagalan sebelumnya. Namun perjuangan mereka untuk musim baru kompetisi ini bakal lebih berat.
Beckham Putra dkk harus lebih dahulu bertanding di babak kualifikasi playoff ACL 2 musim depan. Situasinya berbeda dengan musim lalu di mana tim Indonesia ini berhak otomatis masuk putaran final.
Format kompetisi musim ini masih sama, dengan tim dibagi menjadi dua wilayah yaitu Wilayah Timur dan Wilayah Barat. Perbedaannya, tidak ada laga playoff musim lalu, sehingga kala itu Persib langsung lolos penyisihan grup.
Fakta kualifikasi ACL 2 2025/2026
1. Pertandingan playoff ACL Two 2025/2026
Mengutip Footy Rangkings, babak playoff Liga Champions Asia 2 2025/2026 akan berlangsung pada 13 Agustus 2025. Total ada tiga pertandingan, dua untuk Wilayah Barat dan satu di Wilayah Timur.
Goa (India) vs Al Seeb (Oman) dan Regar TadAZ (Tajikistan) vs Ahal (Turkmenistan) menjadi sajian kulaifikasi Wilayah Barat. Sementara laga tunggal kulaifikasi Wilayah Timur mempertemukan Manila Digger FC (Filipina) vs Persib Bandung (Indonesia).
2. Format playoff ACL Two 2025/2026
Kualifikasi playoff AFC Champions League 2 2025/2026 akan menggunakan format single leg. Ini artinya hanya satu pertandingan digelar tanpa sistem kandang-tandang.
Mengutip Kumparan, tim yang menjadi tuan rumah ditentukan berdasar ranking AFC liga asal klub. Indonesia menempati posisi ke-25 dalam ranking kompetisi klub AFC, sementara Filipina dua tangga di bawahnya.
