Transjabodetabek Rute Bogor–Blok M Resmi Beroperasi, Tarif Mulai Rp2.000

Gubernur Jakarta, Pramono Anung didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meresmikan operasional Transjabodetabek rute Blok M Jakarta - Bogor, Kamis (5/6). (Yudha Prananda / Istimewa)
Gubernur Jakarta, Pramono Anung didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meresmikan operasional Transjabodetabek rute Blok M Jakarta - Bogor, Kamis (5/6). (Yudha Prananda / Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Operasional koridor baru Transjabodetabek rute Bogor – Blok M Jakarta akhirnya diresmikan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Kamis (5/6). Trayek dengan nomor rute P11 resmi mengaspal dengan 20 titik pemberhentian, di antaranya 11 halte ada di Bogor dan 9 halte di Jakarta.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa saat ini kondisi lalu lintas Jagorawi sudah terlalu padat, sehingga hadirnya Transjabodetabek ini akan menggantikan pengguna kendaraan pribadi dari Jakarta-Bogor maupun Bogor-Jakarta untuk menggunakan transportasi umum.

“Alhamdulillah, hari ini setelah sekian lama (hampir 10 tahun) kami menunggu, ada jawaban yang pasti dari Transjabodetabek sampai sekarang mengaspal ke Bogor,” kata Dedie, Kamis (5/6).

Baca Juga:Bupati Pimpin Aksi Pungut Sampah, Ciamis Serukan Perang Lawan Plastik!FKSS: Tidak Semua Sekolah Mampu Terapkan Masuk Pukul 06.30

Menurutnya, hadirnya moda transportasi koridor baru Transjabodetabek ini menjadi jawaban dari animo masyarakat yang besar, baik Kota Bogor maupun Kabupaten Bogor.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa rute Bogor – Blok M ini merupakan koridor ke-14 untuk Transjabodetabek setelah sebelumnya selama satu bulan ini diluncurkan sebanyak lima koridor baru.

“Sehingga dengan demikian ini merupakan jalur yang betul-betul ditunggu-tunggu oleh warga Bogor maupun tentunya warga Jakarta. Karena inilah yang secara langsung menghubungkan Bogor ke Blok M melewati 20 halte. 11 halte ada di Bogor, 9 halte ada di Jakarta,” terang dia.

Pramono menambahkan, untuk rata-rata jarak tempuh Transjabodetabek kurang lebih 90 menit sampai 110 menit.

“Kalau tidak macet kurang lebih 90 menit, kalau pas macet ya mungkin sampai dengan 110 menit,” sebutnya.

Sebanyak 16 armada dikerahkan dalam melayani masyarakat, dengan waktu jarak tunggu 15 menit.

Adapun rute perjalanan Transjabodetabek dari Jakarta berangkat dari Terminal Blok M jalur 5 dengan tujuan akhir Terminal Baranangsiang.

Baca Juga:Komitmen Dirjen Perkeretaapian Dipertanyakan, Pemkot Bogor Desak Percepatan Penanganan Longsor BatutulisPolres Banjar Panen Jagung, Dongkrak Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Kemudian untuk besaran tarif, layanan P11 menetapkan tarif Rp2.000 untuk pukul 05.00-07.00 WIB dan Rp3.500 pada pukul 07.00-22.00 WIB.

Pramono mengungkapkan, Pemerintah Jakarta akan bekerja sama dengan pemerintah yang ada di sekitar Jakarta, mulai dari Tangerang, Tangerang Selatan, Bogor, Bekasi, Depok, dan seterusnya untuk tetap membuka jalur-jalur baru, yang harapannya nanti akan bisa menjadi Transjabodetabek.

“Ketika sudah menjadi Transjabodetabek tentunya pemerintah Jakarta dan juga pemerintah pendukung akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk diizinkan melakukan mengkoneksi sistem yang ada, sehingga orang akan menjadi lebih mudah untuk menggunakan transportasi publik,” tukasnya. (YUD)

0 Komentar