Lewat Live di Sosmed, Seorang Pedagang Hewan Kurban di Bandung Mengaku Berhasil Tingkatkan Penjualannya

Dok. Salah seorang penjual hewan kurban di Bandung saat promosikan dagangannya lewat live di sosial media. Kamis (5/6). Foto. Sandi Nugraha.
Dok. Salah seorang penjual hewan kurban di Bandung saat promosikan dagangannya lewat live di sosial media. Kamis (5/6). Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Memanfaatkan kecanggihan teknologi di sosial media (sosmed) sebagai bentuk promosi, saat ini telah banyak dilakukan oleh sebagian besar masyarakat khususnya para pedagang di Indonesia.

Tidak hanya itu, Sosmed juga memiliki jangkauan yang cukup luas hingga ke berbagai wilayah, hal ini yang menjadi alasan utama bagi masyarakat khususnya para pedagang untuk mempromosikan dagangannya agar laris manis.

Seperti halnya di Kota Bandung, dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi di sosial media, salah seorang pedagang hewan kurban di wilayah Setiabudi bernama Cecep Wahyudi mengaku lewat cara tersebut, telah berhasil meningkatkan penjualannya dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga:Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1 Senilai Rp10,9 Triliun Selesai 2027, Mampu Kendalikan Rob dan BanjirIdul Adha 1446 Hijriah, Gubernur Jabar Solat Ied di mana? Ternyata di Desa Ini

“Bagi kami ini sangat membantu dan berhasil menaikkan penjualan juga. Padahal kami sudah menggunakan media sosial itu sejak dua tahun lalu, tapi baru optimasi tahun sekarang,” ucapnya saat ditemui di lapak dagangannya, Kamis (5/6).

Selain membuat konten, dalam mempromosikan dagangannya, Cecep mengaku sering memanfaatkan fitur siaran langsung atau live di sosial media.

Pasalnya selain bisa berinteraksi langsung dengan para calon konsumen, Cecep menyebut dirinya juga dapat lebih leluasa dalam memberikan informasi seputar dagangannya.

“Dampaknya sangat lumayan dan membantu banget traffic-nya banyak yang ke sini. Dan sampai sekarang untuk Idul Adha tahun ini Alhamdulillah 90 ekor domba dan 10 ekor sapi sudah terjual,” katanya.

Sehingga Cecep menuturkan, dengan memanfaatkan teknologi di sosial media, kini telah memberikan hal yang positif bagi lapak dagangannya.

“(promosi) lewat sosial media ini yang beli dan datang langsung lumayan banyak, dan yang menghubungi ke admin juga banyak. Jadi Alhamdulillah ada kenaikan meskipun sedikit dibandingkan tahun lalu,” pungkasnya.(San).

0 Komentar