Niat Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah 1446 H Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya

Niat Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah 1446 H Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya
Niat Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah 1446 H Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya./Pexels
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Memasuki bulan Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah, salah satunya adalah puasa sunnah Tarwiyah yang dilaksanakan setiap 8 Dzulhijjah.

Untuk tahun ini, 8 Dzulhijjah 1446 H bertepatan dengan Rabu, 4 Juni 2025, berdasarkan penetapan 1 Dzulhijjah oleh Pemerintah RI melalui sidang isbat dan ikhbar dari PBNU yang jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025.

Dalil Anjuran Puasa Tarwiyah

Anjuran berpuasa Tarwiyah ini bersumber dari hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas dan Ibnu Najjar, sebagaimana disebutkan dalam kitab Jam’ul Jawami’:

“Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun.”

Baca Juga:Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Lengkap dengan Arti dan KeutamaannyaIni Dia 7 Tanaman Hias Pembawa Rezeki Berlimpah Menurut Feng Shui, Apakah Ada di Rumah Kamu?

Hadits ini menjadi dasar kuat keutamaan ibadah puasa pada tanggal 8 Dzulhijjah. Dalam artikelnya yang dimuat di NU Online, Ustadz Sunnatullah dari Pondok Pesantren Al-Hikmah Darussalam, Bangkalan, menyebutkan bahwa dua puasa sunnah, yakni Tarwiyah dan Arafah, adalah ibadah istimewa yang dicontohkan Rasulullah SAW dan sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.

Keterangan serupa juga disebutkan dalam kitab Faidul Qadir Syarh Jami’is Shaghir karya Syekh Abdurrauf al-Munawi, yang memperkuat pemahaman bahwa puasa Tarwiyah menghapus dosa selama satu tahun.

Keutamaan Puasa di 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Secara umum, 10 hari pertama bulan Dzulhijjah memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rasulullah bersabda:

“Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, dan satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat malam Lailatul Qadar.”

Penjelasan lebih lanjut dari ulama seperti Mulla al-Qari’ dalam Mirqâh al-Mafâtîh menyebut bahwa yang dimaksud “setara satu tahun puasa” adalah dalam konteks puasa sunnah, bukan puasa wajib seperti Ramadhan.

Artinya, puasa Tarwiyah menjadi bagian dari hari-hari istimewa yang pahala amalannya dilipatgandakan.

Lafal Niat Puasa Tarwiyah

Seperti puasa sunnah lainnya, niat puasa Tarwiyah dilakukan sejak malam hari setelah matahari terbenam hingga sebelum fajar.

Lafal niat malam hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta‘âlâ.

0 Komentar