JABAR EKSPRES – Bonsai Asem Jawa merupakan salah satu jenis bonsai yang populer di Indonesia. Tanaman yang bisa dijadikan bonsai ini yang berasal dari pohon Asam Jawa atau dalam nama ilmiahnya Tamarindus indica.
Sudah lama dikenal di berbagai daerah di Indonesia, khususnya Pulau Jawa, sebagai tanaman asam. Umumnya, buah asam yang umum digunakan sebagai bumbu dapur dalam berbagai masakan tradisional.
Pohon Asam Jawa bisa disulap menjadi bonsai, meski aslinya pohon ini bisa tumbuh hingga mencapai 30 meter dengan batang besar dan kuat. Jika dibuat bonsai, ukurannya dikerdilkan melalui berbagai teknik, sambil tetap mempertahankan kesan tua, kokoh, dan alami.
Baca Juga:Realme 14 5G, Smartphone Tangguh dengan Layar AMOLEDLangsung Dapet Saldo Dana dari TikTok Cuma Undang Teman!
Jika penasaran mengapa pohon Asem Jawa bisa menjadi bonsai, dan keunikan dari pohon ini, mari simak di sini!
Ciri-ciri dan Keunikan Bonsai Asem Jawa
Salah satu daya tarik utama dari bonsai Asem Jawa adalah penampilannya yang unik dan mudah dikenali. Daunnya majemuk bersirip genap, terdiri dari anak daun kecil yang berbentuk lonjong dan tersusun rapi.
Ketika sedang tidak berdaun, bonsai ini tetap tampak indah karena batang dan cabangnya memiliki tekstur kulit yang kasar berwarna cokelat keabu-abuan, memberikan kesan tua yang disukai para penghobi bonsai.
Selain itu, bunga dari pohon Asem Jawa berbentuk seperti kupu-kupu dan berwarna kuning cerah. Kehadiran bunga ini menambah nilai estetika dari bonsai, apalagi jika berbunga di waktu yang tidak biasa.
Buahnya yang berbentuk polong panjang dan berisi daging buah yang asam juga bisa muncul dalam bonsai, terutama jika tanaman dirawat dengan baik.
Keunikan lainnya terletak pada batang dan percabangannya yang kuat, memungkinkan untuk dibentuk dalam berbagai gaya bonsai. Banyak seniman bonsai menyukai bentuk alami batang Asem Jawa yang bisa dibuat meliuk ekstrem tanpa menghilangkan karakter aslinya.
Teknik dan Perawatan Bonsai Asem Jawa
Perawatan bonsai Asem Jawa tergolong cukup mudah, terutama bagi penghobi yang sudah memiliki pengalaman dasar merawat tanaman hias. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh, sehingga sebaiknya diletakkan di tempat terbuka sepanjang tahun agar pertumbuhannya optimal dan tidak mudah terserang penyakit.
