Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan Daycare Jogja, Korban Capai 53 Balita, 13 Orang Sudah Jadi Tersangka

Daycare Little Aresha Jogja yang sudah dipasangi garis polisi karena diduga melakukan tindakan tidak manusiawi
Daycare Little Aresha Jogja yang sudah dipasangi garis polisi karena diduga melakukan tindakan tidak manusiawi terhadap balita yang dititipkan orang tuanya.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kasus yang membuat heboh media sosial beberapa hari terakhir, dimana puluhan anak yang dititipkan di Daycare Little Aresha Jogja diduga mengalami penganiayaan oleh para pengasuhnya, kini tengah di tangani pihak kepolisian.

Polisi telah melakukan penggerebekan ke tempat penitipan anak tersebut, yang berada di Umbulharjo, Kota Jogja dan telah mengamankan setidaknya 30 orang yang diduga terlibat dalam aksi tidak manusiawi tersebut.

“Benar, Satuan Reserse Polresta Jogja tadi (Jumat) sore baru saja melakukan penggerebekan sebuah tempat penitipan anak di daerah Umbulharjo,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Jogja, Kompol Riski Adrian kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026).

“Alhamdulillah kemarin juga kita telah mengamankan sekitar 30 orang,” tambahnya.

Baca Juga:Fakta Terbaru Balita di Cianjur yang Meninggal Dunia Diduga Setelah Konsumsi MBGLen Perkuat Konsolidasi DEFEND ID melalui Leadership Program untuk Dorong Kemandirian Industri Pertahanan

Sementara Kapolresta Jogja Kombes Eva Guna Pandia menyebut, hasil dari pemeriksaan dan pendalaman yang dilakukan, pihaknya telah menentapkan 13 orang sebagai tersangka.

“Jadi, sampai malam ini tadi melaksanakan gelar perkara setelah itu menetapkan 13 orang tersangka sementara,” ungkap Eva kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026).

Ia menjelaskan, tersangka meliputi pimpinan yayasan hingga pengasuh. Terkait dengan motif, masih dalam pendalaman polisi.

“13 orang tersangka terdiri dari satu kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan 11 orang pengasuh,” ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan setelah penggerebekan tersebut juga berhasil mengungkap beberapa fakta lain, seperti jumlah korban yang ternyata mencapai 53 orang sesuai dengan data sementara yang berhasil digali.

“Kalau untuk yang kita lihat ada tindakan kekerasannya itu sekitar 53 orang. By data ya,” jelas Kompol Riski Adrian.

Riski menyebut kondisi anak yang dititipkan di daycare tersebut memang terbukti mengalami tindakan yang tidak manusiawi.

Baca Juga:Rumus Aman Gunakan Earphone Menurut Dokter Spesialis THT  RS Al Islam BandungAda Ahn hyo Seop dan Kim Bum, Ini Sinopsis Drama  Sold Out on You dan Jadwal Tayangnya

“Tapi memang secara kesimpulan memang itu tidak manusiawi,” kata Adrian kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026).

Hal ini terkuak saat melakukan penggerebekan, petugas mendapati anak-anak dalam kondisi terikat.

“Karena ada juga yang kakinya diikat, tangannya diikat dan sebagainya. Secara umum seperti itu yang bisa saya jelaskan,” katanya.

Ia melanjutkan, rata-rata korban berusia di bawah dua tahun. Untuk saat ini kondisi anak sudah dirawat.

“Ya, tadi alhamdulillah yang awal saya sampaikan tadi ada yang orang tua baru ngeh kejadian ini yang luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

0 Komentar