JABAR EKSPRES – Tren batu akik kembali menggeliat! Setelah sempat meredup, kini batu mulia kembali jadi incaran, tidak hanya oleh kolektor senior, tapi juga generasi muda. Dan yang paling mencuri perhatian belakangan ini adalah penemuan batu akik pink safir langka yang dijual hanya Rp4,5 juta di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.
Pink safir dikenal sebagai batu mulia yang langka dan penuh makna. Warnanya yang merah muda lembut memberi kesan elegan dan feminin. Tak hanya itu, batu ini juga dipercaya membawa energi positif seperti cinta, ketenangan, dan kekuatan batin. Tak heran jika banyak rumah perhiasan mewah dunia memburu pink safir untuk koleksi eksklusif mereka.
Di pasar internasional, harga pink safir bisa menembus puluhan juta rupiah per karat, apalagi jika kualitasnya tinggi dan warnanya bersih. Maka dari itu, kabar bahwa batu ini dijual hanya Rp4,5 juta sontak membuat komunitas batu mulia heboh.
Baca Juga:Batu Akik Safir Tembus Rp50 Juta, Cek Info Lokasi JualnyaIni 3 Rekomendasi HP Infinix Rp1-2 Jutaan Terbaik Mei 2025, Murah Tapi Gahar
Batu pink safir murah ini ditemukan di pusat perdagangan batu mulia Jatinegara, tepatnya di sekitar Pasar Batu Akik Jatinegara, Jl. Jatinegara Timur, Jakarta Timur. Lokasi ini memang sudah lama dikenal sebagai salah satu pusat perburuan batu akik di Jakarta, bersama dengan tempat terkenal lainnya seperti Rawa Bening.
Beberapa penjual di sana mengaku sempat menerima stok batu pink safir dari pedagang daerah. Salah satunya adalah pink safir berukuran sedang dengan warna yang cemerlang dijual hanya Rp4,5 juta. Karena harganya jauh di bawah pasaran, para kolektor langsung menyambar tanpa pikir panjang. Bahkan, beberapa pembeli mengaku membeli tanpa sertifikat, karena takut kehabisan.
Fenomena ini tidak hanya menarik perhatian kolektor lama. Anak-anak muda yang sebelumnya lebih suka mengoleksi sneakers, jam tangan, atau barang pop culture, kini ikut melirik batu mulia sebagai investasi. Pink safir, dengan nilai estetik tinggi dan potensi cuan besar, menjadi pilihan menarik untuk dikoleksi.
Banyak yang mulai merambah ke forum jual beli online, media sosial, hingga langsung datang ke lokasi seperti Jatinegara atau Rawa Bening demi mencari batu langka dengan harga miring.
