JABAR EKSPRES – Kami akan membahas mengenai aplikasi Appeninc yang diklaim sebagai aplikasi penghasil uang. Untuk mendaftar di aplikasi ini, pengguna diharuskan memiliki kode undangan. Jika tidak memiliki kode tersebut, maka proses pendaftaran tidak dapat dilakukan. Pola semacam ini merupakan salah satu ciri khas dari aplikasi investasi bodong yang bersifat penipuan.
Saat ini, aplikasi Appeninc telah mengganti alamat situs webnya dari appeninc77.com menjadi appeninc05.com. Perubahan alamat situs seperti ini juga merupakan tanda-tanda dari skema Ponzi, di mana pihak pengelola kerap mengganti domain untuk menghindari pemblokiran, serta menyediakan situs cadangan apabila situs sebelumnya ditutup.
Di dalam aplikasi Appeninc, pengguna dapat memilih untuk mendapatkan penghasilan secara gratis sebagai “pekerja magang”. Pada tahap ini, pengguna akan diberikan lima tugas dengan total imbalan sebesar Rp10.500.
Baca Juga:Waspada Modus Penipuan Instagram Berkedok Giveaway!Harga LCGC Meroket! Ini Mobil Alternatif yang Lebih Worth It
Selain itu, terdapat pula pilihan investasi dengan modal awal sebesar Rp31.500, yang menjanjikan lima tugas dan pendapatan yang sama. Semakin besar jumlah deposit, semakin besar pula pendapatan yang dijanjikan. Pola semacam ini merupakan ciri umum dari skema penipuan berbasis investasi palsu.
Aplikasi semacam ini biasanya hanya menguntungkan pihak-pihak yang bergabung lebih awal. Hal ini karena adanya sistem referal berjenjang, yaitu 10% untuk referal pertama, 3% untuk yang kedua, dan 1% untuk yang ketiga. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak orang berlomba-lomba mengundang Anda untuk bergabung, karena mereka akan mendapatkan komisi dari setiap orang yang berhasil mereka ajak.
Semua pola tersebut menunjukkan bahwa aplikasi Appeninc memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan skema Ponzi.
Lalu, apa sebenarnya tugas yang tersedia di dalam aplikasi ini? Jika kita mengklik menu “Tugas”, akan muncul beberapa pilihan. Salah satu contohnya adalah tugas dengan nama “Jagung” yang berada di posisi teratas. Saat kita memilihnya, akan muncul instruksi untuk memilih semua gambar yang mengandung jagung, lalu mengirimkannya untuk proses verifikasi.
Sekilas, tugas ini tampak sangat mudah. Setelah memilih gambar yang sesuai dan menekan tombol “Periksa”, saldo langsung bertambah menjadi Rp2.100. Dari sini saja, jika kita menggunakan logika dan akal sehat, sudah terasa tidak masuk akal. Apakah benar ada perusahaan yang bersedia membayar hanya karena seseorang menebak gambar?
