Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa Xabi Alonso tidak hanya berfokus pada pengganti langsung Modric, tetapi juga pada pembangunan pondasi jangka panjang untuk lini tengah Madrid.
Ia ingin membentuk generasi baru yang bisa membawa klub meraih kejayaan seperti era sebelumnya.
Strategi ini sejalan dengan visi modernisasi yang diusung Florentino Perez, membangun tim berbasis pemain muda berkualitas, yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memiliki nilai investasi tinggi secara jangka panjang.
Baca Juga:Bupati Bogor Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan, RSUD Parung Siap Dipercepat PembangunannyaPeningkatan PAD Ciamis Terhambat, Pemda Didorong Buka Ruang Kolaborasi
Dengan kombinasi pengalaman Alonso sebagai mantan gelandang kelas dunia dan pemahamannya terhadap pasar pemain muda, Real Madrid tampaknya tengah bersiap memasuki era baru yang menjanjikan.
Generasi emas Madrid siap dibentuk, dan Xabi Alonso menjadi arsitek utama di baliknya.
Jika proses ini berjalan lancar, kepergian Luka Modric tak akan menjadi akhir sebuah era, melainkan awal dari bab baru kejayaan Los Blancos.
