JABAR EKSPRES – Novak Djokovic mencatatkan tonggak bersejarah dalam karier tenisnya dengan meraih gelar ke-100, bergabung dengan legenda seperti Jimmy Connors dan Roger Federer sebagai petenis pria di era Open yang mencapai angka tersebut.
Pencapaian ke-100 Djokovic diraih saat ia keluar sebagai juara di turnamen Jenewa setelah mengalahkan Hubert Hurkacz. Dengan gelar ini, Djokovic menyusul Connors yang memiliki 109 gelar dan Federer yang mengoleksi 103 trofi sepanjang karier mereka, menurut data dari ATP per Minggu.
Perjalanan Djokovic menuju rekor ini dimulai pada tahun 2006 saat ia meraih gelar perdananya di Amersfoort, Belanda, setelah menumbangkan Nicolas Massu, yang kini menjadi pelatih Hurkacz, di babak final.
Baca Juga:6 Alasan Koin Koin Kelapa Sawit Jadi Incaran KolektorKBRI Phnom Penh Pulangkan Tiga WNI Rentan dari Kamboja
Menariknya, Djokovic juga mencatatkan diri sebagai petenis pria pertama di era Open yang berhasil merebut setidaknya satu gelar dalam 20 musim berturut-turut. Selain itu, di usia 38 tahun, ia juga menjadi juara tertua dalam sejarah turnamen Jenewa.
Namun, perjalanan Djokovic tahun ini tidak sepenuhnya mulus. Ia harus menarik diri dari perempat final Roland Garros 2024 karena cedera lutut yang memerlukan operasi.
Meski demikian, ia menunjukkan pemulihan luar biasa dan berhasil mencapai final Wimbledon serta menyabet medali emas di Olimpiade.
Kemenangan di Paris itu menjadi gelar terakhirnya untuk sementara waktu. Ia sempat kesulitan di beberapa turnamen awal tahun ini seperti Doha, Indian Wells, Monte Carlo, dan Madrid, bahkan menyebut tengah menghadapi “realitas baru” dalam kariernya.
