Pasar Parakanmuncang akan Pembenahan Sebelum Revitalisasi, Diskoperindag Sumedang Gelontorkan APBD Rp600 Juta

Ilustrasi: Kondisi kumuhnya Pasar Tradisional Parakanmuncang, di wilayah Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. (Yanuar/Jabar Ekspres)
Ilustrasi: Kondisi kumuhnya Pasar Tradisional Parakanmuncang, di wilayah Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. (Yanuar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kondisi kumuh yang kian memprihatinkan, Pasar Parakanmuncang yang berlokasi di wilayah Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Sumedang bukanya direvitalisasi tapi rencananya akan ada pembenahan.

Diketahui, pembenahan tersebut dilakukan bertujuan untuk membuat nyaman para pedagang dan konsumen, sebelum ada putusan jelas terkait revitalisasi Pasar Parakanmuncang.

Kepala UPTD Pasar Tanjungsari yang menaungi juga Parakanmuncang, Mohammad Nasir mengatakan, pembenahan dilakukan karena mengingat kondisi Pasar Parakanmuncang kurang nyaman bagi pedagang dan konsumen.

Baca Juga:Pesan Tedy Rusmawan untuk Persib, Jaga Kemesraan untuk Kunci Bintang 5Pasar Citeureup Kini Lebih Tertata, Bupati Bogor: Hasil Kolaborasi Pemkab dan Warga

“Pembenahan akan dilakukan, karena anggaran juga sudah tersedia,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/5).

Menurut Nasir, pembenahan ini bukan perbaikan atau revitalisasi, sehingga hanya beberapa titik saja yang jadi prioritas untuk dibenahi.

Dia menilai, pembenahan menjadi salah satu upaya meningkatkan daya beli, sebelum nantinya ada dilakukan revitalisasi.

Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, pihak Dinas Koperasi, Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskoperindag) Kabupaten Sumedang sudah melakukan pemetaan serta mengidentifikasi titik-titik yang perlu diperbaiki.

Adapun fokus utama pembenahan Pasar Parakanmuncang tersebut, terletak pada saluran air, jalan di gang pasar, dan atap yang rusak.

Nasir menjelaskan, pembenahan Pasar Parakanmuncang dilakukan menggunakan dana murni dari APBD pada perubahan anggaran keuangan 2024.

“Anggaran Rp600.000.000, pengerjaannya dilakukan pihak ketiga melalui juksung (penunjukan langsung),” jelasnya.

Baca Juga:Viral! Warga Gagalkan Aksi Percobaan Curanmor di Andir BandungKomisi I Tedy Rusmawan Dorong Pemekaran Calon Daerah Otonomi Baru

Adapun rencana pembenahan yang akan dilakukan, Nasir menyampaikan bahwa pengerjaannya akan diselesaikan pada tahun ini.

“Drainase, talang dan atap (termasuk gapura), yang akan dilaksanakan rencana mulai pada Juni 2025 (mendatang),” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar