Sepanjang Jalan Braga, beberapa toko kecil menjual barang antik termasuk uang kuno. Meskipun tidak sebanyak di Pasar Cikapundung, tapi banyak toko-toko di sini sangat worth it.
6. Bursa dan Pameran Khusus
Komunitas numismatika di Bandung kerap mengadakan pameran dan bursa uang kuno di Gedung Merdeka, Museum Pos Indonesia, dan lokasi lainnya. Informasi biasanya disebarkan lewat media sosial komunitas kolektor uang.
Jual Beli Online dan COD
Selain tempat fisik, banyak kolektor dan penjual uang Rp75.000 di Bandung yang juga aktif di marketplace online. Kamu bisa melakukan transaksi secara langsung (COD) di area ramai seperti Dago, Alun-Alun Bandung, atau taman-taman kota, setelah melalui platform tersebut.
Baca Juga:Tantangan Berat Menanti Sembilan Wakil Indonesia di 16 Besar Malaysia Masters 2025Spesifikasi Gahar Infinix Note 50 Pro 4G, Punya Fitur Canggih
Mengapa Uang 75 ribu Rupiah Bisa Bernilai Tinggi?
Meski nilai nominalnya hanya Rp75.000, uang edisi khusus ini bisa memiliki harga yang mahal, bahkan mencapai jutaan rupiah. Beberapa faktor yang memengaruhi harganya antara lain:
1. Edisi Terbatas
Uang ini diterbitkan oleh Bank Indonesia pada 2020 sebagai peringatan 75 tahun kemerdekaan RI. Karena merupakan uang cetakan terbatas, jumlah yang beredar tidak sebanyak uang pecahan biasa, sehingga menjadi incaran kolektor.
2. Nomor Seri Unik
Banyak kolektor yang memburu uang dengan nomor seri yang unik, seperti angka kembar (misalnya 777777), berurutan (123456), palindrom (1221), atau nomor dengan makna simbolik (misalnya tanggal lahir). Nilai uang dengan nomor seri seperti ini bisa mencapai jutaan rupiah.
3. Kondisi Fisik
Uang yang masih dalam kondisi sempurna (uncirculated/UNC), tidak dilipat, dan disimpan rapi akan lebih mahal dibandingkan yang sudah lusuh atau rusak. Banyak kolektor hanya tertarik membeli uang dengan kondisi prima.
4. Permintaan dan Penawaran
Hukum ekonomi turut bermain. Ketika permintaan tinggi dan pasokan terbatas, harga otomatis naik. Hal ini berlaku untuk semua barang koleksi, termasuk uang edisi khusus seperti Rp75.000.
5. Nilai Investasi
Meski uang ini dicetak dalam jumlah cukup banyak (sekitar 75 juta lembar), para kolektor percaya nilainya akan terus naik di masa depan, terutama jika suatu hari uang tersebut dicabut dari peredaran oleh Bank Indonesia.
