U7 juga menggunakan empat motor dalam sistem kemudinya, yang memungkinkan pengendalian presisi berbasis kabel (steer-by-wire). Sistem ini memungkinkan manuver slalom yang lincah pada kecepatan 60 km/jam, mencerminkan kecanggihan dan stabilitas kendaraan di berbagai situasi.
Jika salah satu motor mengalami kerusakan, motor lainnya tetap dapat berfungsi secara optimal, sehingga tetap memberikan pengalaman berkendara yang mulus dan stabil. Dari sisi sumber daya, YangWang U7 dilengkapi dengan dua sistem kelistrikan: baterai utama 12 volt dan baterai cadangan berukuran kecil. Konfigurasi ini memastikan keamanan operasional, terutama dalam fungsi pengereman dan kemudi.
Model U7 tersedia dalam dua varian: versi listrik murni dan versi hibrida plug-in, yang masing-masing menghasilkan tenaga lebih dari 1.300 daya kuda. Mobil ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 2,9 detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 270 km/jam.
Baca Juga:5 Rekomendasi SSD Eksternal Portable Tebaik Bisa Transfer File Secepat Kilat20 Batu Akik Legendaris Nusantara Ini Hanya Orang Spesial yang Memilikinya
Salah satu tantangan utama dalam pengembangan versi hibrida adalah penempatan mesin. Ruang kompartemen depan hanya memiliki tinggi 869 mm, dan dengan adanya dua motor yang telah terpasang, ruang tersisa untuk mesin hanya 740 mm. Untuk mengatasi keterbatasan ini, insinyur BYD memilih desain mesin horizontal berlawanan arah (boxer engine) yang terinspirasi dari Porsche 911. Desain seperti ini belum pernah diproduksi secara massal oleh produsen dalam negeri sebelumnya.
Setelah melalui proses pengembangan selama tiga tahun, BYD berhasil menurunkan tinggi mesin menjadi hanya 420 mm—jauh lebih rendah dibandingkan mesin segaris konvensional (sekitar 700 mm) dan 125 mm lebih rendah dari mesin boxer milik Porsche.
Untuk mengatasi tantangan pelumasan pada mesin horizontal, BYD mengembangkan sistem pelumasan khusus dengan lima pompa dan sepuluh saluran pelumas, yang secara efektif mengatasi masalah pengembalian oli dan memperpanjang usia pakai mesin.
Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 180 kW dan torsi 380 Nm. Dari sisi kenyamanan, mesin ini juga unggul karena memiliki tingkat kebisingan, getaran, dan kekasaran yang seimbang, menghasilkan pengalaman berkendara yang halus. Transisi antara mode hibrida dan listrik juga hampir tak terdengar, menjadikan mobil ini senyap layaknya kendaraan listrik murni.
YangWang U7 juga dilengkapi dengan sistem pengindraan canggih GSI, yang terdiri dari tiga sensor LiDAR dan dua chip NVIDIA Orin X untuk mendukung daya komputasi tinggi. Sistem ini dilengkapi dengan 32 sensor berkualitas tinggi, termasuk sensor depan dan samping yang mampu mendeteksi objek hingga jarak 200 meter dengan bidang pandang seluas 120 derajat.
