5 Kelemahan Honda PCX Sebagai Motor Matic Premium Kebanggaan Kaum Menengah

Honda PCX
0 Komentar

  1. Bodi Ringkih

Keluhan lain yang cukup sering disuarakan adalah soal bodi motor yang rentan “rengkah” atau pecah, terutama akibat posisi engine mounting yang berada di bagian atas, bukan di bawah seperti pada kebanyakan motor. Ditambah lagi, ground clearance (jarak terendah bodi ke tanah) dari Honda PCX 160 tidak terlalu tinggi. Kondisi jalanan Indonesia yang banyak berlubang, penuh batu, atau tidak rata, membuat bagian bawah motor ini lebih berisiko terbentur.

Belum lagi jika kita mempertimbangkan keberadaan polisi tidur di Indonesia yang tidak memiliki standar ukuran. Ada polisi tidur yang landai, tapi tidak sedikit pula yang sangat tinggi, bahkan ekstrem. Jika bentuknya dibuat terlalu tajam di puncaknya, maka motor seperti PCX yang punya bodi rendah bisa sangat rentan mengalami kerusakan di bagian bawah. Situasi ini tentu menambah kekhawatiran pengguna.

Tidak heran jika banyak pengguna Honda PCX memilih untuk membeli pelindung mesin aftermarket guna menghindari kerusakan pada bagian bawah motor akibat benturan atau “rengkah.”

Baca Juga:Mobil Nissan Dianggap Buruk dan Mogokan? Pahami Dulu PenyebabnyaPolemik Ijazah Palsu Jokowi dan Ancaman Pidana Penjara Bila Terbukti

Kritik terhadap potensi kerusakan ini memang cukup beralasan, meskipun tidak sepenuhnya layak disalahkan. Pasalnya, perubahan posisi engine mounting pada PCX sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan handling, yang memang sangat dibutuhkan oleh skutik bongsor seperti ini.

Namun, hal yang tampaknya luput dari pertimbangan tim Honda Jepang adalah konteks lingkungan jalan di Indonesia yang jauh berbeda dengan Jepang. Jalanan di Indonesia penuh tantangan: lubang, jalan rusak, batu berserakan, dan polisi tidur yang tidak memiliki standar ketinggian. Semua itu membuat bagian bawah motor seperti Honda PCX menjadi rentan terkena benturan. Dalam kondisi seperti ini, kritik dari para pengguna pun menjadi cukup wajar.

  1. Tangki Bahan Bakar

Masalah lain yang juga banyak dikeluhkan adalah tangki bahan bakar yang mudah berkarat. Untuk isu ini, bahkan sebagian pengguna menyindir bahwa Honda seolah sedang “berkomitmen” pada karat. Karat seakan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari produk-produk Honda—karat butuh Honda untuk berkembang biak, dan Honda butuh karat untuk jadi bahan pembicaraan viral.

0 Komentar