Tulisan spanduk itu, ‘’Dedi Mulyadi Lain Bapa Aink, tapi Bapa Tiri’’ ( Dedi Mulyadi bukan Bapak Saya, Tapi Bapk Tiri, red)
Kemudian dibalas pada saat sambutan Musrembang dengan nada tinggi dan habasa sunda kasar, ‘’Ngambek ka aink ari sia, kunaon teu ngambek ka Bupati,’’ Imarah ke saya kamu, kenapa enggak marah ke Bupati, red).
Dari stemen tersebut Ono Surono menyindir bahwa stetmen Dedi Mulyadi sangat tidak pantas dilontarkan di depan publik.
Baca Juga:Pemusnahan Amunisi di Garut Akibatkan 11 Orang TewasWarga Cipamokolan Kota Bandung Gugat Diskominfo Tuntut Keterbukaan Informasi Publik
Ketua DPD PDIP Jabar itu sangat menyesalkan pernyataan dari Gubernur Jawa Barat itu. Sebab, wilayah Cirebon merupakan bagian dari Jawa Barat.
‘’Sudah seharusnya Gubernur memberikan bantuan setiap ada warganya yang menyuarakan aspirasi dan menaggapi kritik yang tidak berlebihan,’’ tanda Ono. (yan)
