Perjuangan Nera Menuntut Ilmu, Sebrangi Sungai Citarum hingga Perbukitan

Nera siswi kelas X di SMA 1 Saguling, Kabupaten Bandung Barat rela sebrangi sungai Citarum demi menuntut ilmu. Dok Jabar Ekspres/suwitno
Nera siswi kelas X di SMA 1 Saguling, Kabupaten Bandung Barat rela sebrangi sungai Citarum demi menuntut ilmu. Dok Jabar Ekspres/suwitno
0 Komentar

Kepala Sekolah SMAN 1 Saguling Husni Mubarok mengatakan, awalnya pihak sekolah cukup heran karena Nera kerap terlambat datang ke sekolah. Namun setelah mengecek dan melihat langsung perjuangannya, sekolah merasa terharu dan salut.

Ia mengungkapkan perjuangannya Nera untuk mengakses pendidikan harus dijadikan sosok inspiratif. Lantaran menurutnya Nera harus berjalan kaki menuju bibir perairan Waduk Saguling yang jaraknya sekitar 1 kilometer lebih dari rumahanya.

Sesampainya di Waduk Saguling, sudah ada seorang pria sepuh yang bertugas sebagai penarik rakit atau perahu eretan itu. “Sekolah sudah cek ke rumahnya memang sangat jauh. Kami ke sana lebih 45 menit perjalanan kalau rakit dan tukangnya ada. Semoga jadi contoh yang inspiratif,” harapnya.

Baca Juga:Ruang Publik Baru Hadir di Maleer, Maksimalkan Fungsi Sungai dan Potensi Wisata Urban BaruDispusipda Jabar Digelontor Anggaran Fantastis di APBD Perubahan, untuk Buku dan Audio Visual Capai Rp1,025 Miliar!

Menurutnya pihak sekolah sangat memahami keterbatasan dan kendala yang dihadapi siswanya itu. Ketika Nera terlambat atau tidak masuk sekolah karena kendala akses dan cuaca yang tidak memungkinkan, pihak sekolah pun memberikan kelonggaran.

“Kalau seandainya tidak ada yang menyebrang kan itu pasti beliau terlambat ke sekolah. Bukan artinya tidak ada semangat sekolah tapi betul-betul terhambat transportasi. Kalau pihak sekolah betul-betul memahami. Kalau terlambat, bisa melihat ke temannya, kalau tidak masuk bisa diberikan tugas sama gurunya atau daring,” jelas Husni. (Wit)

0 Komentar