GERD Makin Parah? Bisa Jadi Kamu Sering Makan Makanan Ini

asam lambung
Ilustrasi GERD.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau yang dikenal dengan istilah asam lambung naik adalah kondisi medis kronis yang terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan. Gejala yang paling umum dari GERD antara lain nyeri ulu hati, mual, muntah, perut kembung, dan sensasi panas di dada (heartburn). Jika kamu sering mengalami gejala ini dan kondisinya makin memburuk, bisa jadi penyebabnya adalah kebiasaan mengonsumsi makanan yang seharusnya dihindari oleh penderita GERD.

Pola makan memainkan peran penting dalam mengendalikan gejala asam lambung. Beberapa jenis makanan tertentu bisa memperburuk kondisi GERD dan menyebabkan gejala menjadi lebih parah.

Berikut ini adalah daftar makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari, namun justru menjadi pantangan bagi penderita GERD.

Baca Juga:5 Pilar Terkuat di Demon Slayer: Siapa yang Paling Hebat?7 Khasiat Energi Positif Batu Akik bagi Kesehatan Fisik dan Mental untuk Pemakainya

1. Makanan Pedas

Makanan pedas menjadi salah satu pemicu utama naiknya asam lambung. Kandungan capsaicin dalam cabai dapat mengiritasi lapisan lambung serta memperlambat proses pengosongan lambung.

Akibatnya, asam lambung bertahan lebih lama di dalam perut dan lebih mudah naik ke kerongkongan. Gejala seperti nyeri ulu hati dan sensasi terbakar di dada pun makin parah setelah makan makanan pedas.

2. Makanan dan Minuman Asam

Buah-buahan seperti jeruk, lemon, nanas, dan tomat memiliki kandungan asam yang tinggi. Jika dikonsumsi oleh penderita GERD, buah-buahan ini bisa menyebabkan iritasi pada kerongkongan dan memperburuk gejala asam lambung.

Produk olahan seperti jus jeruk dan saus tomat juga sebaiknya dihindari. Kandungan asam sitrat dan asam malat dalam makanan tersebut bisa memicu refluks asam.

3. Makanan Tinggi Lemak dan Gorengan

Makanan berlemak seperti gorengan, makanan cepat saji, makanan bersantan, serta daging berlemak dapat menyebabkan sfingter esofagus bagian bawah menjadi lemah. Otot ini berfungsi sebagai katup untuk mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Jika fungsinya terganggu, asam lambung akan lebih mudah naik dan menyebabkan gejala GERD makin sering terjadi. Lemak juga memperlambat proses pencernaan, sehingga makanan lebih lama tertahan di lambung.

0 Komentar