JABAR EKSPRES – Para tenaga honorer yang tak lulus PPPK tahap 1 tak perlu berkecil hati, karena ada kabar gembira dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Meski gagal pada PPPK tahap 1, sejumlah honorer masih berpeluang untuk masuk dan lolos melalui jalur optimalisasi.
Lantas, bagaimana terkait mekanisme honorer yang tak lulus PPPK tahap 1 bisa masuk optimalisasi?
Baca Juga:Tempat Jual Beli Uang Kuno Kertas dan Koin di MalangDeretan Batu Akik yang Pernah Dipakai Para Presiden Indonesia
Terkait hal ini, Kepala BKN Prof Zudan Arif memberikan penjelasannya atas maksud dari jalur optimalisasi untuk para honorer ini.
Menurutnya optimalisasi akan dilakukan bila ternyata banyak formasi kosong pada pelaksanaan seleksi PPPK tahap kedua.
Apabila ternyata memang banyak formasi yang kosong, otomatis BKN akan mengisi kekosongan tersebut dengan mengoptimalisasi honorer tak lulus tahap 1.
Namun tidak semua, hanya mereka yang berada di posisi ranking terbaik dan sesuai dengan kriteria pelamar prioritas.
“Optimalisasi PPPK 2024 tidak bisa dilakukan saat ini karena seleksinya masih berproses, sedangkan optimalisasi CPNS sementara berjalan,” katanya.
Perlu menjadi catatan, para tenaga honorer yang masuk optimalisasi ini juga jangan kaget karena ada peluang penempatan yang berbeda dengan pilihan di formasi awal.
Jika misalnya ada keinginan untuk menolak hasil optimalisasi, para tenaga honorer dapat mengundurkan diri tanpa terkena sanksi.
Baca Juga:Terkuak! Ternyata Ini yang Bikin Batu Akik Punya Harga MahalAdu Tajir Bos Indomaret vs Bos Alfamart, Siapa yang Paling Kaya Raya?
Berbeda dengan mereka yang menolak atau mengundurkan diri di luar jalur optimalisasi, akan mendapatkan sanksi tidak boleh ikut seleksi CASN satu periode.
Prof Zudan mencontohkan bahwa ada 1.967 CPNS 2024 yang mengundurkan diri karena tidak cocok lokasi penempatan.
Akan tetapi ribuan CPNS 2024 itu tidak mendapatkan sanksi karena mereka semuanya lolos melalui jalur optimalisasi.*
