JABAR EKSPRES – Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Siti Muntamah mendukung wacana Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soal wacana KB bagi penerima bansos. Asal itu dilakukan dengan mekanisme yang semestinya. Karena itu juga bagian program pengendalian pertumbuhan penduduk.
Politikus PKS itu menuturkan, contoh vasektomi sebenarnya program yang sudah ada sejak lama. Namun kini nampaknya kembali terangkat karena wacana yang disampaikan Gubernur Dedi Mulyadi. “Karena disampaikan Pak Gubernur, jadinya viral,” tuturnya.
Umi Oded menilai bahwa wacana dari Gubernur itu sebenarnya niatnya baik. Yakni juga dalam rangka pengendalian penduduk. Namun mendapatkan penafsiran berbeda dari berbagai pihak.
Baca Juga:Marak Jalan Rusak di KBB, Pemda Siapkan Rp50 Miliar untuk PerbaikanKota Bogor Catat Lompatan 9,39 Poin dalam Reformasi Birokrasi 2024, Dedie Rachim: Ini Luar Biasa
Di sisi lain, pemerintah juga memang perlu mengintervensi hal tersebut. Itu juga berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, hingga persoalan stunting.
Misalnya mulai dari penyesuaian dengan regulasi yang ada. Lalu mekanisme KB Vasektomi mengikuti prosedur yang ada.
“Memang cukup kontroversi tapi kalau diterjemahkan dengan baik akan tidak membuat kegaduhan. Bansos tetap berjalan, tapi program KB juga berjalan,” tutupnya.(son)
