Delapan Tahun Teras Cihampelas, Antara Tradisi dan Inovasi Kota Bandung

Pegiat seni menampilkan tarian barong saat Festival Tradisi Sunda di Teras Cihampelas, Kota Bandung, Sabtu (3/5). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Pegiat seni menampilkan tarian barong saat Festival Tradisi Sunda di Teras Cihampelas, Kota Bandung, Sabtu (3/5). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Delapan tahun sudah Teras Cihampelas berdiri di jantung Kota Bandung. Pada Sabtu, 3 Mei 2025, kawasan yang dikenal dengan skywalk-nya itu merayakan ulang tahun dengan menggelar Festival Tradisi Sunda bertajuk Ngamumule Rasa, Ngajaga Tradisi: Warisan Rasa & Tradisi Sunda Anu Utama.

Sejak pagi, deretan tenda dan panggung memenuhi jalur pedestrian di atas Jalan Cihampelas. Musik tradisional bergema, sementara pengunjung mencicipi kuliner khas Sunda yang disajikan pedagang kaki lima binaan pemerintah kota.

Festival budaya Sunda jadi panggung perayaan dan strategi pemberdayaan ekonomi lokal. Produk-produk unggulan UMKM juga turut dipamerkan, menegaskan peran Teras Cihampelas sebagai ruang ekspresi budaya dan ekonomi kreatif.

Baca Juga:Polusi Debu Tambang Batu Andesit Ancam Kesehatan Warga, Pemerintah KBB Terjunkan Tim MedisPadalarang Geger! Bayi Laki-laki Baru Lahir Ditemukan di dekat Pabrik Karung

“Tema ‘ngamumule’ bukan hanya menjaga, tapi juga merawat dan menghidupkan kembali budaya dengan cinta dan tanggung jawab,” ujar Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, di sela-sela acara.

Menurutnya, festival ini bagian dari strategi kebangkitan Teras Cihampelas. Koperasi yang ia pimpin menargetkan 300 anggota baru hingga akhir 2025.

Bagi Erwin, Teras Cihampelas bukan sekadar jalur pejalan kaki yang melayang di atas jalan, tetapi simbol inovasi ruang publik Bandung.

“Skywalk ini adalah etalase kekayaan kreatif masyarakat. Di sinilah pemberdayaan pelaku usaha lokal dan pelestarian budaya berjalan berdampingan,” katanya.

Pemerintah Kota Bandung, menurut Erwin, tengah menyiapkan sejumlah langkah revitalisasi kawasan tersebut.

Di antaranya, pembangunan taman tematik, integrasi dengan pusat perbelanjaan Ciwalk, dan menjadikan Teras Cihampelas sebagai pusat kuliner serta UMKM Center Kecamatan Coblong.

“Kami ingin para pedagang di sini tidak hanya terampil secara konvensional, tapi juga andal dalam digital marketing, literasi keuangan, dan inovasi agar produknya bisa menembus pasar global,” ujar Erwin.

Baca Juga:Pendidikan Semi Militer Ala Dedi Mulyadi Keliru!TOP 16 Coaches dan Peraih Wild Card Lengkapi Persaingan Menuju Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2025

Senada dengan itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, Tatang Muhtar menyebut festival ini sebagai wujud sinergi antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi rakyat. “Festival ini adalah buktinya,” ucapnya singkat.

0 Komentar