Pembinaan Gadepreneur 2025, Pegadaian Kanwil X Jabar Dorong UMKM Lebih Tangguh dan Mandiri

Pegadaian Kanwil X Jabar Dorong UMKM Lebih Tangguh dan Mandiri
Sedikitnya, 360 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah se-Indonesia mengikuti Program pembinaan UMKM andalan PT Pegadaian, Gadepreneur
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sedikitnya, 360 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah se-Indonesia mengikuti Program pembinaan UMKM andalan PT Pegadaian, Gadepreneur, yang kembali digelar di 2025 ini.

Sebelumnya, 360 UMKM yang terpilih tersebut telah lolos proses seleksi dan kini tengah mengikuti Pembinaan Offline yang dilaksanakan di 12 wilayah, yaitu Jakarta Barat, Balikpapan, Malang, Yogyakarta, Lombok, Pekanbaru, Jakarta Timur, Palu, Makassar, Palembang, Aceh, dan Bandung.

Khusus di wilayah Bandung sendiri, kegiatan Pembinaan Offline berlangsung pada Kamis, 1 Mei 2025 di Hotel Novotel. Acara ini dibuka langsung oleh Pemimpin Wilayah X Jawa Barat, Dede Kurniawan.

Baca Juga:741 Personel Polres Cimahi Kawal Kebarangkatan Buruh ke Jakarta di 6 Titik Jalur TolMelalui Aplikasi Digital, Pegadaian Berikan Diskon dan Goldback di Promo Gajian Emas

Dalam kegiatan tersebut, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat bekerjasama dengan YEA (Young Entrepenurship Academy) melatih 30 peserta UMKM terpilih.

Dalam sambutannya, Dede mengatakan, Gadepreneur bukan hanya wadah belajar bisnis, tapi juga menjadi jembatan untuk memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia.

”Kami berharap para peserta tidak hanya tumbuh secara bisnis, tapi juga secara mental sebagai pelaku usaha yang tangguh dan adaptif,” ujar Dede.

Dede menjelaskan, Gadepreneur merupakan komunitas yang dibentuk Pegadaian untuk para nasabah, agen, mitra bisnis, maupun masyarakat umum yang ingin meningkatkan kompetensi kewirausahaan.

”Tujuan utama dari program ini adalah mencetak komunitas UMKM yang mandiri, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun global,” ujarnya.

Manfaat utama dari Gadepreneur meliputi peningkatan kapabilitas UMKM melalui workshop dan rebranding produk, peningkatan produktivitas dan kualitas usaha, serta perluasan jaringan bisnis dan akses pasar.

Para peserta berasal dari empat kategori bisnis unggulan, yaitu Kuliner (olahan, camilan, frozen food), Fesyen (busana, hijab, sepatu, tas, aksesori), Beauty (kecantikan, kesehatan, perawatan), dan Kriya (kerajinan, pernak-pernik, hobi, mainan).

Baca Juga:Daya Grup Manfaatkan Momen 53 Tahun untuk Satukan Semangat Tumbuh Melampaui BatasPemprov Ajak LDII Jabar Kembalikan Fungsi Alam

Selama pembinaan, para peserta akan mendapatkan pendampingan dari mentor Entrepreneur nasional ternama, Jaya Setiabudi dan Gazan Azka Ghafara. Keduanya akan memberikan masukan dan evaluasi terhadap produk peserta, mencakup aspek pasar, kemasan, branding, distribusi, hingga strategi promosi.

”Penilaian dari mentor akan diakumulasikan dengan nilai selama pembinaan online untuk menentukan kandidat terbaik dalam program Rebranding,” tuturnya.

Tak hanya menjadi ruang pembinaan, lanjut Dede, Gadepreneur juga menjadi sarana strategis Pegadaian dalam meningkatkan awareness masyarakat terhadap berbagai produk pembiayaan usaha yang dimiliki, seperti Pembiayaan Usaha dengan jaminan BPKB, KUR Syariah, dan Pembiayaan Cicil Kendaraan.

0 Komentar