JABAR EKSPRES – Kinerja PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) masih memprihatinkan, lagi-lagi belum mencatatkan laba ataupun belum menyetorkan dividen.
Pada Jumat (25/4) lalu PT BIJB telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), salah satunya membahas laporan pertanggung jawaban Tahun Buku 2024.
Berdasarkan sumber internal Biro BIA Pemprov Jabar, kinerja PT BIJB itu juga belum memuaskan dalam tahun buku tersebut.
Baca Juga:Dana Hibah Pesantren di Garut Capai 78 Miliar, Dedi Mulyadi Enggan Tanda TanganHadapi Kebijakan Tarif Donald Trump, Indonesia Tingkatkan Impor Komoditas dari AS
Di sisi lain, sebenarnya sejak Oktober 2023 lalu BUMD tersebut telah ketiban berkah. Bandara itu bisa beroperasi penuh, karena penerbangan komersil dari Bandara Husein Sastranegara Bandung dipindahkan ke bandara tersebut.
Tapi, ternyata catatan kinerjanya juga belum sepenuhnya memuaskan, maklum waktu operasi penuh juga sudah mepet dengan periode tutup buku 2023.
Padahal PT BIJB sempat mendapat suntikan dana penyertaan modal sebesar Rp52 miliar. Bahkan itu dana alokasi dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemprov.(son)
