Pimpin Peringatan Hari Otonomi Daerah, Wakil Bupati Bogor: Sinergitas Jadi Motor Penggerak Indonesia Maju

Bupati Bogor Rudi Susmanto. (tengah). (Ist)
Bupati Bogor Rudi Susmanto. (tengah). (Ist)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, memimpin peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-XXIX yang digelar di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, pada Jumat (25/4/).

Dalam momen penting tersebut, Jaro Ade mengapresiasi kontribusi nyata dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, dan insan pers dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.

Jaro Ade menegaskan bahwa kolaborasi dan partisipasi aktif berbagai pihak menjadi kunci utama memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga:Antisipasi Kepadatan di Jalur Menuju GBLA, Satlantas Polrestabes Bandung Siapkan Pengaturan LalinUpdate Kasus Pelecehan oleh Oknum Dokter di Garut, Polisi Sebut Korban Bertambah Jadi 5 Orang!

Menurutnya, Indonesia, dengan kekayaan wilayah, populasi, dan budaya, hanya akan berdaya jika pusat dan daerah bersinergi secara solid.

“Sinergi adalah kekuatan, Indonesia tidak bisa maju tanpa hubungan harmonis antara pemerintah pusat dan daerah,”ujarnya dalam sambutanya.

Acara ini mengangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045,” yang menjadi pengingat akan pentingnya kerjasama dalam mewujudkan visi Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.

Jaro Ade juga memaparkan beberapa strategi kunci bagi pemerintah daerah, termasuk:

– Mewujudkan swasembada pangan dan energi.
– Pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
– Transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan.
– Pengembangan ekonomi desa, kewirausahaan, dan UMKM.
– Peningkatan akses serta kualitas pendidikan dan kesehatan.
– Reformasi birokrasi dan penegakan hukum yang efektif.

Ia menekankan perlunya peningkatan kapasitas daerah, penguatan SDM aparatur, reformasi kelembagaan, dan keuangan daerah guna mendukung implementasi kebijakan nasional secara optimal.

“Semangat otonomi daerah harus terus menjadi motor penggerak pemerintahan yang lebih baik, pelayanan publik yang prima, dan kesejahteraan masyarakat yang merata di seluruh pelosok Nusantara,” tutupnya.

0 Komentar