Selain itu, ia menegaskan kesiapannya menyelesaikan setiap permasalahan yang merugikan masyarakat.
“Kalian tahu dua bukti permulaan kan? Jangan kalian jago merekam-merekam omongan menteri aja ya. Mengedit-edit omongan menteri. Yang koruptor-koruptor itu, kalian rekam-rekam lah ya. Kemudian posting yang dibuat, yang bagus, lapor saya, biar kita selesaikan,” kata Ara.
Menteri PKP ini mengingatkan seluruh anggota Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apresi) tidak menipu rakyat dalam proyek-proyek pembangunan rumah subsidi di berbagai daerah.
Baca Juga:Indonesia Bakal Ekspor Beras ke Malaysia? Begini Kata MentanMafia Tanah Jadi Ancaman, Kang DS Akui Belum Semua Aset Pemkab Bandung Disertifikatkan
“Kalau yang benar, pasti cocok sama saya. Kalian mau ngga di Apersi ini ada pengembang yang menipu rakyat? Mau nggak? Kalau boleh saya usulkan bikin rakenas ini yang berkualitas, verifikasi, profiling,” katanya.
Asosiasi yang kuat itu dibangun dari reputasi anggotanya yang menjunjung integritas dan kejujuran.
“Anggota yang nggak benar, pecat. Jangan hanya memberikan penghargaan kepada yang bagus. Yang ngga benar, pecat. Jadi, orang ada kebanggaan, dia membawa nama baik Apersi, kebanggan,” katanya.
