JABAR EKSPRES – Pemprov Jabar mencukur rencana kucuran hibah ke sejumlah pesantren dalam pergeseran APBD 2025. Namun kucuran hibah masih nampak bakal mengalir ke sejumlah lembaga.
Kucuran hibah itu tercatat dalam dokumen Pergub No 12 Tahun 2025 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Di antaranya, PMI Jabar dengan nilai Rp1,8 miliar, meski sudah terpangkas dari rencana sebelumnya Rp2,1 miliar.
Kemudian Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar Rp 3,4 miliar, DPD KNPI Jabar Rp,2 miliar dari rencana sebelumnya Rp 5,5 miliar dan NPCI Jabar Rp 10 miliar dari sebelumnya Rp 12,1 miliar.
Baca Juga:Macet dan Sampah Jadi PR Besar Pemkot Cimahi, Wali Kota Ngatiyana Siap TuntaskanIndustri Pertambangan MIND ID Siapkan Proyek Rp14,3 Miliar Dolar AS untuk Danantara
Lalu, Kormi Jabar Rp 1 miliar dari sebelumnya Rp 3,7 miliar. Ada juga KONI Jabar untuk pembinaan prestasi Rp30 miliar dari sebelumnya Rp 31,1 miliar.
Lalu ada juga hibah dana operasional organisasi ke sejumlah instansi vertikal di Jabar, nilai anggarannya juga tak terusik. Misalnya untuk Polda Jabar Rp 44,963 miliar, Pangkalan TNI AL Bandung Rp 16,5 miliar, hingga Kodam III/Siliwangi Rp 54 miliar.
Di sisi lain, Sekda Jabar Herman Suryatman pada Selasa (22/4) sempat menerangkan terkait pemangkasan hibah ke pesantren itu, karena pertimbangan prioritas dan soal waktu.Ia menguraikan, Pemprov tentunya dalam bekerja memiliki visi, sebagaimana visi kepala daerah yaitu mewujudkan Jabar Istimewa.
