Lawan Mafia Pangan, Mentan: Jangan Coba-Coba Adu Domba Saya dengan Wapres!

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (foto/Jawa Pos)
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (foto/Jawa Pos)
0 Komentar

Menurutnya, buah komitmen pemberantasan mafia pangan yang dilakukan presiden dan wakil presiden memberikan hasil signifikan di Kementan.

“Di internal Kementan pun, lebih dari 1.500 pegawai telah kami kenai (beri sanksi) demosi dan mutasi karena pelanggaran disiplin dan integritas. Ini adalah gerakan bersih-bersih yang kami lakukan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kementan melanjutkan langkah tegas, tercatat 20 orang ditetapkan sebagai tersangka dan 50 perusahaan tengah diproses hukum karena merugikan negara dan petani.

Baca Juga:Sambut Hari Kartini, Komunitas Read Aloud Banjar Resmi DiluncurkanIzin Tambang di Jabar Bakal Dievaluasi, KDM Tak Segan Cabut Jika Nakal

Mentan menyebut bahwa Kementerian Pertanian akan terus memperkuat kerja sama dengan KPK, kepolisian dan kejaksaan dalam membersihkan pangan dan menegakkan kebijakan pro-petani secara berkelanjutan di seluruh tanah air.

0 Komentar