Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menjelaskan tujuan utama dari retret ini bukan untuk menyiksa, melainkan menyatukan visi, menguatkan disiplin, serta membentuk solidaritas di antara para ASN.
“Tujuannya bukan menyiksa, tapi menyatukan persepsi. Seluruh ASN harus kompak dalam membangun dan rela ikhlas melayani masyarakat. Agar terjadi kolaborasi, jiwa korsa, disiplin, itu yang kita kedepankan. Tidak mengedepankan ego sektoral sehingga pemerintah bisa berjalan mulus, saling mendukung, saling membantu,” ucapnya.
Ngatiyana juga mengungkapkan bahwa retret ini terinspirasi dari program yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto di Magelang. Ia menyebut Cimahi sebagai kota pertama di Jawa Barat yang melaksanakan kegiatan serupa untuk para pejabatnya.
Baca Juga:Pengelolaan Belum Maksimal, Limbah Ternak di Lembang Masih Cemari Kanal Tjibarani dan LeuwilimoesTanggapi Putusan PTUN soal Sengketa Lahan SMANSA Kota Bandung, Biro Hukum Jabar: Ajukan Banding!
“Di Jabar baru Kota Cimahi yang melakukan. Mudah-mudahan diikuti kabupaten/kota lain. Tapi ingat, tujuannya untuk menyatukan persepsi dinas satu dengan lain. Semuanya harus tegak lurus, loyalitas, dan kerja sebaiknya untuk melayani masyarakat,” tegasnya. (Mong)
