Tanya Soal Penataan PKL di Cicadas, Wartawan Kena Semprot Wali Kota Bandung: Diam!

Foto ilustrasi Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Sadam Husen / Jabar Ekspres)
Foto ilustrasi Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Sadam Husen / Jabar Ekspres)
0 Komentar

Tri menilai, sikap yang ditonjolkan Farhan saat diwawancarai awak media tidak mencerminkan seorang kepala daerah. Dirinya menilai, bahwa Farhan belum siap dengan segala kemungkinan di lapangan.

“Iya pasti engga wajar, kan dia sudah bersedia ditanya tentang hal lain, kalau tidak suka dengan pernyataan tinggal bilang aja belum bisa komentar banyak, kenapa harus nyuruh diam?,” ujarnya

Menurutnya, ketimbang membentak dan menyuruh diam, Farhan bisa mencari jawaban atau alternatif lain dibanding hal tersebut terlebih Farhan merupakan sosok kepala daerah.

Baca Juga:Sekda Jabar Pastikan Kesiapan PSU TasikmalayaWarga yang Pindah dari Kota Cimahi Lebih Banyak Dibanding Pendatang Baru

“Akhirnya lebih ke malas untuk berdebat lagi, karena dengan meminta diam artinya dia keberatan seharusnya bahasa ada yang lebih elegan,” tuturnya.

“Karena dirasa pertanyaan biasa itu, mengingat Cicadas gak beres-beres,” pungkas dia.

Sikap Farhan yang tidak ramah terhadap pertanyaan Tri akhirnya menimbulkan stigma negatif di kalangan wartawan, khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Salah satu wartawan Pemkot Bandung berinisial RI, menilai sikap Farhan tersebut tidak mencerminkan sosok kepala daerah. Terlebih, Bandung merupakan kota madya yang menjadi pusat ibu kota di Jawa Barat.

“Menurut saya sih kurang mencerminkan sebagai pemimpin, karena kan dulu Kota Bandung dipandang sebagai gotham city. Nah dengan adanya pemimpin baru seharusnya dapat merubah citra tersebut bukan malah ditanya persoalan cicadas respons nya malah seperti itu,” ungkap RI saat diwawancarai, Selasa (15/4/2025).

RI menganggap, sikap Farhan terhadap Tri kurang pantas dilakukan oleh seorang pemimpin. Terlebih sikap tersebut dilakukan terhadap wartawan sebagai penyambung lidah publik.

“Saya kira juga kurang pantas kalau seorang pemimpin minta diam ke wartawan, apalagi pekerjaan wartawan kan memberikan informasi kepada khalayak banyak,” tandasnya.

0 Komentar