Doni menuturkan, dibandingkan hari biasa, volume transaksi kendaraan dalam program penghapusan ini kini meningkat hampir tiga kali lipat.
Biasanya perhari hanya mencapai 600 hingga 700 kendaraan, kini per hari dengan adanya program penghapusan mencapai 2.000 kendaraan.
“Dan setelah program pemutihan hampir 2000 kendaraan, per hari. Iya, peningkatan dari jumlah kendaraan. Tetapi jumlah dari penerimaan, karena memang ada program, kenaikannya hampir 30 sampai 35 persen untuk penerimaan,” terangnya.
Baca Juga:Lakukan Penipuan dan Pencurian Sepeda Motor, 4 Pria di Bandung Berhasil Dibekuk PolisiWarga Geruduk TPS Kamisama, Tagih Janji dan Tanggung Jawab Perusahaan
Sedangkan untuk nilai uang, Doni menyebutkan, hingga pukul 12.00 siang saja, penerimaan dari pajak kendaraan bermotor mencapai Rp700–800 juta dan bisa tembus hingga Rp1 miliar dalam sehari.
“Untuk potensi luar Jawa Barat itu, hanya dikenakan PNBP saja. Jadi untuk pajak tahunan ke depannya 1 tahun itu free, untuk mutasi masuk luar free dari Provinsi Jawa Barat. Berlaku sampai dengan tanggal 30 Juni,” katanya.
Terakhir, Doni juga mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan antrean sebelum datang ke Samsat, dan jika memang sudah panjang sebaiknya datang esok hari lantaran program ini masih panjang dan bisa disesuaikan.
“Mungkin banyak yang belum tahu, manfaat program ini besar sekali. Selain denda dihapus, nantinya juga bisa bayar pajak secara digital tanpa ke Samsat. Bisa lewat aplikasi Sapa Warga, Samsat Digital, Alfamart atau Indomaret,” tutupnya.
