JABAR EKSPRES – Kondisi Pasar Parakanmuncang yang terletak di Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, kini semakin memprihatinkan.
Bagaimana tidak, pasar tradisional yang sudah berusia tua ini semakin menunjukkan kondisinya yang kumuh dan tidak layak, dengan atap yang bocor dan hanya tertutup terpal, serta jalanan becek setiap kali hujan mengguyur.
Bahkan, kondisi ini semakin parah dengan insiden tak terduga yang menimpa seorang konsumen wanita yang sedang berbelanja sayuran.
Baca Juga:Dedi Mulyadi Libatkan Pakar IPB, Audit Dampak Proyek Eiger Camp di Tangkuban ParahuTudor Puji Mentalitas Anak Asuhnya Meski Imbang Kontra AS Roma, Sebut Juventus di Jalur Tepat
Saat itu, seekor tikus liar tiba-tiba keluar dari saluran air dan masuk ke bawah rok wanita tersebut.
Kejadian yang mengejutkan ini membuat korban menangis histeris dan mengganggu suasana pasar.
Salah satu pedagang, Imas, menyaksikan peristiwa tersebut dan mengungkapkan bahwa korban sangat syok dan trauma hingga tidak mau datang ke pasar lagi.
“Kabarnya enggak mau ke pasar lagi, karena trauma, takut lagi belanja disamperin lagi tikus,” ungkapnya, Selasa (8/4).
Dia juga menambahkan bahwa tikus liar memang sering terlihat berkeliaran, terutama di musim hujan, ketika jalanan pasar penuh dengan genangan air dan kotoran.
Kondisi tersebut turut dikeluhkan oleh pedagang daging, Dendan Jaenudin. Ia mengatakan bahwa minat konsumen untuk berbelanja semakin menurun.
“Musim hujan becek, musim panas berdebu, kondisi pasar yang kumuh bikin konsumen menurun minatnya untuk datang,” ujarnya.
Baca Juga:Hadapi Borneo FC, Persib Tanpa 4 Pemain IntiTren Kunjungan Wisatawan di Bandung Barat Naik 10 Persen Selama Libur Lebaran 2025
Hal ini menyebabkan pedagang mulai beres-beres lapak lebih awal karena sepinya pembeli.
“Kita pedagang jam 9.00 (WIB) pagi juga udah mulai beres-beres lapak, karena sepi konsumen,” paparnya.
“Mereka lebih pilih ke Pasar Cicalengka, karena kondisi Pasar Parakanmuncang yang kumuh, lapak parkir juga enggak ada,” tukas Dendan.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Sidik Jafar, bersama Ketua Fraksi Golkar, Asep Kurnia, langsung merespons keluhan para pedagang.
“Pasar Parakanmuncang memang sudah tidak layak, baik dari segi kebersihan maupun kenyamanan. Kami akan mendorong langkah konkret untuk revitalisasi,” ucap Jafar saat ditemui di ruang kerjanya.
