Antrean Samsat Cimareme Bandung Barat Bikin Macet, Pengendara Ngeluh: Tiga Jam Gak Gerak!

Ratusan kendaraan antre hanya untuk mengikuti program penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor di Samsat Cimareme Bandung Barat. Selasa (8/4). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Ratusan kendaraan antre hanya untuk mengikuti program penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor di Samsat Cimareme Bandung Barat. Selasa (8/4). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kebijakan penghapusan denda dan tunggakan pajak kendaraan bermotor di Jawa Barat membuat Kantor Samsat di Cimareme, Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih dibanjiri warga, pada Selasa (8/4/2025).

Sejak pagi, ratusan kendaraan terpantau antre dari dini hari hanya untuk mengikuti program penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor. Hal ini pun menyebabkan kemacetan cukup panjang di wilayah tersebut.

Pantauan di lokasi, ekor kemacetan dari Samsat Cimareme mencapai simpang Padalarang. Sedangkan dari arah sebaliknya kemacetan mengular hingga batas Kota Cimahi.

Baca Juga:Dedi Mulyadi Dorong ASN Pemprov Jabar untuk Bekerja Lebih Taktis, Ini KatanyaGrebek Kos-kosan dan Hotel, Polresta Bogor Jaring Pasangan Ilegal dan Prostitusi Online

Kendaraan yang didominasi mayoritas sepeda motor mengular dari halaman kantor Samsat hingga jalan raya sehingga menghambat laju arus lalu lintas.

Kondisi ini diperparah lantaran pihak Samsat membatasi kendaraan yang diperbolehkan masuk, sehingga antrean di jalan raya tak terelakkan.

“Udah tiga jam gak gerak saya dari Cimahi mau kerja di Ngamprah. Jalan jadi satu jalur, jadi kedua arah gak bergerak. Ini karena sendatan di pintu masuk Samsat,” kata Aldi, 35 tahun, salah seorang pengendara.

Aldi berharap Samsat Cimareme melakukan pengaturan pendaftaran bagi para wajib pajak kendaraan agar tak mengganggu lalu lintas di Jalan Cimareme.

“Mestinya sudah bisa diprediksi bahwa antusiasme warga bakal tinggi. Jadi buat pengaturan agar tertib jadi gak ganggu pengguna jalan,” kata Aldi.

Selain Aldi, warga lainnya, yakni Hendi (27), mengaku kecewa lantaran tidak bisa ikut program penghapusan pajak kendaraan bermotor. Pasalnya, pihak Samsat telah menutup pendaftaran karena kuota pendaftaran telah melebihi kapasitas.

“Tadi udah antre sejak jam 6 pagi. Pas sampai sini kuota penuh, saya suruh datang lagi besok. Padahal sudah menunggu 3 jam,” jelas dia.

Baca Juga:Meski Dianggap Selesai Usai Kembalikan Uang Kompensasi Para Sopir Angkot, Kajari Kabupaten Bogor: Pengembalian Tidak Hentikan Proses HukumPemkab Bogor Bersama Forkopimda Sudah Periksa 9 Oknum yang Bermasalah, Hasil Pemeriksaan Pekan Depan

Hendi berharap Samsat Bandung Barat memberlakukan skema pendaftaran terjadwal supaya masyarakat bisa tertib dan tak kecewa gagal mendapat layanan. Misalnya, diberlakukan daftar antrian online, jadi yang bisa datang ke sini hanya mereka yang sudah daftar online jadi tak membludak sekaligus.

“Kita tau kuota terbatas, tapi gak ada penertiban pendaftaran. Otomatis tiap hari bakal kacau gini, kasihan yang sudah jauh-jauh datang,” tandasnya.

0 Komentar