Dishub dan BPBD Kabupaten Bandung Petakan Jalur Mudik Rawan Bencana, Siapkan Hal Ini

Ilustrasi jalur mudik. Dok. Jabar Ekspres
Ilustrasi jalur mudik. Dok. Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang mudik lebaran 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, mulai memetakan titik rawan bencana jalur mudik.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir dampak dari bencana yang berpotensi mengganggu kelancaran mudik di tengah musim penghujan.

Kepala Dishub Kabupaten Bandung, Hilman Kadar mengatakan pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi untuk mempersiapkan strategi menghadapi bencana.

Baca Juga:Dishub Kabupaten Bandung Sebut Jalur Alternatif Cijapati Belum Bisa Digunakan untuk Mudik 2025, Ini Alasannya!Perdana Tampil di Ciamis, Wali Band Tutup Gelaran Coklat Kita Ngabuburit 2025 dengan Penuh Pesona

“Jadi BPBD menyiapkan peralatan, apabila ada sesuatu hal yang tidak kita inginkan. Termasuk juga jalur yang terkena banjir, jadi jika terjadi sesuatu hal yang membuat antrian panjang antisipasinya kita sudah lakukan juga dengan PUTR, agar ditempatkan alat berat sehingga bisa langsung kita urai,” jelasnya.

Titik Rawan Bencana Jalur Mudik

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama mengatakan pihaknya sudah mengidentifikasi jalur rawan bencana banjir yang dilalui para pemudik seperti Jalur Nasional Bandung-Garut, Nagreg dan wilayah Dayeuhkolot, selain itu wilayah Bojongsoang dan Baleendah juga masuk zona rawan banjir.

0 Komentar